Kisah Inspiratif dari Guru TK yang cantik dengan gaji 350 rb/bulan

Kisah Inspiratif dari Guru TK yang cantik dengan gaji 350 rb/bulan - Di Indonesia ini banyak sekali pahlawan-pahlawan yang sangat berjasa bagi kemajuan negara kita, salah satunya adalah guru tk yang cantik ini. Sebut saja namanya Yeri. Ia mengabdikan dirinya menjadi guru TK sejak 8 tahun yang lalu. Yang membuat saya kagum adalah ia benar-benar orang yang sederhana, gajinya tidak lebih dari 400 ribu rupiah. Lebih tepatnya 350 ribu rupiah.

Walaupun dengan gaji yang dibawah rata-rata namun, guru cantik ini tetap mau mengabdikan dirinya menjadi guru TK di TK Pertiwi Bojong Loa. Ia tinggal di rumah yang sangat sederhana.

Guru yang usianya baru 27 tahun ini mengaku, ia memang sudah berencana menjadi guru tk. Rencananya tersebut ia mulai perjuangkan sejak lulus dari SMA pada tahun 2006. Setahun kemudian ia diterima sebagai guru TK di TK Pertiwi Bojong Loa.

 Guru TK yang cantik dengan gaji 350 rb/bulan
 Guru TK yang cantik dengan gaji 350 rb/bulan


Menurutnya menjadi seorang guru TK adalah suatu yang membahagiakan, pasalnya ia dapat bertemu dengan anak-anak kecil yang notabene lucu lucu dan menggemaskan. Ia tidak peduli senakal apapun anak kecil, baginya anak kecil adalah anugerah Tuhan yang harus diawasi dan dibimbing agar ketika besar nanti menjadi orang yang berguna.

Baginya anak-anak kecil adalah orang yang dapat membuatnya tersenyum setiap saat. Di balik itu semua, ternyata Yeri adalah guru yang sabar dan sederhana. Ia tinggal di rumah yang hampir tidak layak huni, sebagian rumahnya sudah rata dengan tanah, sebagiannya lagi sudah reot. Rumahnya selalu bocor ketika musim penghujan, karena genting-gentinya sudah pada jatuh dan berlubang.
Tiang penyangga yang terbuat dari kayu pun sudah banyak yang keropos.

Semoga saja dengan pengabdiannya yang tulus, ia mendapatkan kebahagian dunia akhirat dan dilancarkan rizekinya. Aamiin. InsyaAllah Allah swt akan membalas jasa-jasanya lebih banyak dan berlipat ganda suatu saat nanti. Kita doakan saja!!.
Load disqus comments

0 comments