Kesuksesan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar siap

Kesuksesan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar siap - Siapapun berhak sukses, baik itu pria maupun wanita, tua atau muda, kaya atau miskin semua memiliki hak yang sama untuk sukses. 

Dan tahukah anda siapa yang nantinya akan sukses? 

Yaitu orang-orang yang telah siap untuk sukses. Untuk sukses harus siap, siap disini menyangkut dua hal yaitu siap untuk sukses dan siap untuk gagal (menanggung risiko). Artinya kalau anda ingin sukses maka anda harus siap, siap artinya anda mempunyai keberanian untuk memulainya. Dan anda tidak takut apabila mengalami kegagalan. 

Anda juga harus siap untuk bekerja keras, serius dan fokus. Kalau anda masih main-main berarti anda belum siap sepenuhnya. Kemudian ketika anda mengalami hambatan, anda harus siap menghadapinya bukan mundur menyerah begitu saja. Kalau mundur berarti anda belum siap untuk sukses. Ketika anda mengalami kegagalan anda harus menanggung risikonya, dan kalau anda bangkit lagi berarti anda adalah calon-calon orang sukses. Karena mereka yang sukses bukan mereka yang melalui jalan yang datar dan mulus, tetapi mereka yang melalui jalan yang terjal, naik dan sulit untuk dilalui.

Sukses untuk orang yang siap sukses
Sukses untuk orang yang siap sukses

Ketika anda gagal maka pada saat itulah kegagalan akan mengajari anda tentang cara sukses yang benar. Ketika anda sudah belajar dan tidak gagal lagi berarti anda sudah siap untuk sukses.

Allah swt juga akan memberikan kesuksesan kepada siapa saja yang sudah siap sukses, siap menerima hasil/buah dari kesuksesan. 

Untuk lebih mudah memahaminya saya akan berikan ilustrasi  berikut ini :

Saya mempunyai dua anak laki-laki, yang satu umur 3 tahun dan yang satu umur 25 tahun. Saya memiliki dua hal yang berbeda, satu saya memiliki sepeda dan kedua saya memiliki mobil. Kedua benda ini rencananya akan saya kasih kepada dua anak saya. Kira-kira mobil akan saya kasih ke siapa? dan sepeda akan saya kasih ke siapa?

Saya yakin anda sudah bisa menjawabnya, ya saya akan memberikan mobil kepada anak saya yang usianya 25 tahun. Dan saya akan memberikan sepeda ke anak saya yang usianya baru 3 tahun.

Mengapa saya tidak memberi mobil ke anak saya yang usianya 3 tahun? dan sebaliknya? 

Karena saya beranggapan bahwa anak tersebut belum siap untuk memiliki mobil, dia siapnya memiliki sepeda. Sedangkan anak saya yang usia 25 tahun saya berikan mobil karena sudah pantas memilikinya.

Coba kita ganti mobil dengan kesuksesan. Artinya apa Kesuksesan hanya akan diberikan kepada mereka yang benar-benar siap.

Jadi, yuk dari sekarang kita persiapkan kesuksesan kita. Ingat ilmu, usaha dan doa adalah 3 pondasi utama untuk sukses. Pertama anda kuasai ilmunya, yang kedua anda usaha yang semaksimal mungkin (kerja keras) dan yang ketiga anda berdoa dan bertawakal kepada Allah swt agar dimudahkan dalam segala urusan.
Load disqus comments

0 comments