Kisah tentang orang yang tidak pernah merasa puas

SuperInspiratif.com, Kisah tentang orang yang tidak pernah merasa puas - Suatu hari ada anak kecil yang jalan-jalan di taman ibukota, sebut saja ia Mawar, tanpa sengaja ia menemukan sebotol guci dibawah pohon. Lantas anak kecil tersebut mengambil guci tersebut, kemudia ia membuka tutup guci tersebut dan sssss. Keluarlah sosok jin dari guci tersebut yang memakai pakaian dari emas.

"Ha ha ha,, terimakasih nak. Engkau telah menyelamatkanku dari guci kecil itu, sudah bertahun-tahun disana dan tidak ada seorangpun yang menyelamatkanku. Dan engkau adalah malaikat penyelamatku, sebagai rasa terimakasihku aku beri engkau 3 permintaan yang akan aku kabulkan." Kata Jin dengan raut muka yang bahagia.

"Benarkah, aku bisa meminta 3 permintaan kepadamu?" Kata Mawar

"Ya, silahkan." Kata Om Jin.

"Baiklah, aku sekarang ini sedang kepanasan dan aku muak hidup di Bandung. Aku ingin pergi ke Jepang, saya yakin disana pasti sejuk."

Tidak sampai sedetik, Mawar sudah berada di Jepang dan saat itu sedang musim dingin. Ia menyangka bahwa di Jepang udaranya sangat sejuk, tetapi ternyata disana suhunya sangat dingin. Dan ia pun akhirnya kedinginan dan meminta pada sang Jin.

"Om jin, aku kedinginan aku ingin pergi ke Arab. Disana pasti lebih hangat dari sini."

Tidak sampai sedetik, Mawar sudah sampai di Arab. Dan betul, di Arab tidak sedingin di Jepang. Tapi ternyata lebih panas dibandingkan dengan di Jakarta. Keringatnya pun bercucuran, dan ia merasa tidak kuat hidup di Arab. Ia pun meminta kepada Jin itu lagi.

"Om, di Arab ternyata terlalu panas buatku. Aku ingin pergi ke bulan saja. Di sana pasti lebih enak daripada di bumi"

Om jin pun mengabulkannya, dan tidak sampai satu menit Mawar sudah sampai di bulan. Tak disangka, ternyata di Bulan lebih panas dibandingkan di belahan bumi manapun. Ia pun kepanasan. Di tambah lagi ia sendirian. Ia kemudian meminta kepada jin.

"Om, kembalikan aku ke bumi lagi, aku baru sadar kalau di Bandung adalah tempat yang paling cocok untukku"

Jin menjawab : "Kamu sudah lupa, kamu sudah meminta 3 hal kepadaku dan semuanya sudah aku kabulkan. Tugasku sudah selesai dan aku mau pergi ke duniaku. Selamat tinggal dan terimakasih sudah menyelamatkanku".

Sejak saat itu mereka berdua berpisah, Mawar pun selamanya tinggal di bulan, sendirian dan kepanasan.

Renungan :

Kisah tentang orang yang tidak pernah merasa puas
Kisah tentang orang yang tidak pernah merasa puas

Kisah diatas tentang Mawar yang tidak pernah puas, ia merasa kepanasan hidup di Bandung. Kemudian ia minta ke Jepang, Arab dan akhirnya ke Bulan. Ini menggambarkan seseorang manusia yang tidak pernah bersyukur dan selalu minta yang lebih baik.

Manusia memang makhluk yang tidak pernah merasa puas, dan itu memang betul. Tetapi itu bukan menyuruh kita untuk tamak setamak-tamaknya, anda harus ingat di dunia ini anda tidak hidup sendiri. Masih ada milyaran manusia di dunia ini, masih ada milyaran hewan dan tumbuhan di dunia ini. Jadi intinya kita harus berbagi kepada sesama manusia, hewan, tumbuhan dan alam semesta ini. Jangan sampai karena ketamakan kita, manusia dan makhluk hidup lainnya menjadi tersakiti atau lingkungan sekitar menjadi rusak karena ketamakan kita.

Kemudian, jadilah orang yang bersyukur, dengan bersyukur kita akan lebih menikmati apa yang kita punya sekarang. Banyak orang yang menganggap sesuatu itu baik, padahal belum tentu baik untuk kita. Tuhan telah memberikan kita yang terbaik, termasuk dimana tempat kita tinggal dan apa yang kita miliki. Semua itu telah dipilihkan oleh Tuhan dan itu semua adalah yang terbaik untuk kita. Kalau anda tinggal di Bandung, berarti Bandunglah tempat tinggal anda yang terbaik untuk saat ini.
Load disqus comments

0 comments