Kisah Inspiratif: Nasi Putih, Tempe dan Air Putih di Restaurant Mahal

Kisah Inspiratif: Nasi putih, tempe dan air putih di Restaurant Mahal - Suatu hari ada seorang anak perempuan yang berhenti di depan restauran mahal, ia mengenakan pakaian yang biasa saja. Sebut saja ia dewi.  Pakaian yang dewi kenakan tidak sebagus anak-anak sebayanya, bahkan seperti anak jalanan. Ia kemudian masuk ke restauran yang sangat terkenal di kota tersebut. 

Ketika sudah masuk ia kemudian duduk dikursi paling belakang, yang kemudian pelayan menghampirinya kemudian memberikan menu makanan dan minuman di restaurant tersebut. Sang pelayan merasa terheran-heran mengapa anak perempuan yang berpenampilan seperti itu bisa masuk ke restauran mahal itu. Pelayan itu juga meragukan anak itu bisa membayar atau tidak. 
Dewi kemudian memesan makanan.
Dewi :"Mbak, berapa harga nasi goreng dengan jus mangga?" 

Pelayang kemudian menjawab dengan agak jutek, "Seratus ribu"

Dewi kemudian memeriksa dompetnya dan menghitung uangnya yang terdiri dari ratusan uang logam dan beberapa lembar kertas uang.

Ia kemudian bertanya lagi : "Kalau misalkan nasi goreng dengan air putih?"

Pelayan menjawabnya,"80 ribu".

"Kalau nasi gorengnya diganti nasi putih dengan lauknya ayam berapa mbak" Tanya dewi

"50 ribu" Jawab pelayan dengan nada kesal.

"Kalau nasi putih lauknya tempe". Tanya dewi lagi kepada pelayan

"30 ribu" Jawab pelayan.

"Oke lah mbak, saya pesan itu saja. Nasi putih dengan lauk tempet, minumnya air putih saja". Kata dewi.

"Ya, tunggu sebentar". Jawab pelayannya sambil mengambil daftar menu makanannya.

Beberapa menit kemudian sang pelayan membawakan makanan dan minuman pesanan dewi, tidak sampai 10 menit dewi sudah menghabiskan makanannya. Ia kemudian memanggil pelayan yang tadi menyajikannya, dan memberikan uang  untuk membayar makanannya. Uangnya terdiri dari beberapa lembar kertar uang lima ribuan dan beberapa uang receh.

Tidak lupa juga ia memberikan tips kepada pelayan sebesar 50 ribu. Sang pelayan kemudian berterimakasih kepada anak tersebut, dan ia masih tidak percaya ternyata anak tersebut memiliki uang yang banyak. 

Dewi adalah anak dari bos perusahaan di dekat restaurant tersebut.
Kisah Inspiratif: Nasi putih, tempe dan air putih di Restaurant Mahal
Kisah Inspiratif: Nasi putih, tempe dan air putih di Restaurant Mahal

Renungan :

Jangan pernah memandang rendah orang lain, janga memandang orang lain dari luarnya saja. Apalagi kalau kita belum mengetahui siapakah dia sebenarnya. Intinya jangan menganggap orang lain rendah karena siapa tahu orang yang kita anggap rendah adalah orang yang menolong kita. Dan siapa tahu juga mereka lebih mulia daripada kita.

Terimakasih sudah membaca Kisah Inspiratif: Nasi putih, tempe dan air putih di Restaurant Mahal
Load disqus comments

0 comments