6 Nilai Kepemimpinan Yang Patut Seorang Pemimpin Miliki

Setiap diri kita adalah pemimpin, begitulah yang sering kita dengan dari para motivator. Yaa, memang benar, setiap kita adalah pemimipin. Pemimpin bagi diri kita sendiri, mau dibawa kemana kita nanti, mau diapakan, mau seperti apa, semua itu keputusannya ada di kita. Kita juga pemimpin di keluarga kita, pemimpin bagi istri kita, pemimpin bagi anak kita. Mau diapakan istri dan anak kita, mau dibawa ke arah yang baik atau sebaliknya.

Sebagian kita juga pemimpin bagi sebagaian yang lain, Pak RT adalah pemimpin bagi warganya, Pak RW adalah pemimpin warganya, Pak lurah adalah pemimpin di kelurahannya, Pak camat adalah pemimpin bagi warga dikecamatannya, sampai ke yang paling tinggi seperti Pak Jokowi yang merupakan Presiden Republik Indonesia. Presiden adalah pemimpin bagi seluruh rakyat di Indonesia.

Lalu apa saja nilai kepemimpinan yang patut seorang pemimpin memilikinya. Yuk, simak uraian berikut ini :

6 Nilai Kepemimpinan Yang Patut Seorang Pemimpin Miliki
6 Nilai Kepemimpinan Yang Patut Seorang Pemimpin Miliki

1. Komunikasi yang baik
Berbicara tentang kepemimpinan, teringat kata yang diungkapkan oleh James Hunt bahwa "The art of communication is the language of leadership."

"Seni komunikasi merupakan bahasa kepemimpinan." Komunikasi, itulah kuncinya. Seseorang dapat berinteraksi dengan lainnya melalui komunikasi, melalui komunikasi dapat membuat seseorang sukses. Telah banyak buktinya, rata-rata orang yang sukses pasti pandai dalam berkomunikasi, pandai dalam menyampaikan gagasannya dan panda dalam mempengaruhi orang lain. 

Komunikasi juga perlu dilatih, tidak bisa langsung pandai begitu saja. Perlu keberanian juga dalam berkromunikasi, terutama berkomunikasi dengan seseorang yang lebih hebat atau di depan orang-orang hebat.

Ketika kita mampu untuk berbicara dan berkomunikasi dengan baik, maka orang lain akan memberikan penilaian yang positif terhadap kita. 

Komunikasi dua arah membawa pertukaran ide, tidak seperti komunikasi satu arah di mana satu orang memberi perintah.

2. Kerendahan hati
Berada dil lingkungan yang mungkin terdiri dari orang-orang yang bermacam-macam karakternya, sikap rendah hati diperlukan agar tercipta hubungan yang baik. Pasalnya, sikap arogan akan membuat orang lain merasa tidak nyaman bahkan malah membuat tersinggung. 

Sesuaikan juga gaya komunikasi, gunakan bahasa yang umum. Tumbuhkan rasa persahabatan antara anggota tim dan manajer, jangan sampai terdapat perbedaan yang mencolok antara anggota dan pemimpin. Ciptakan kondisi yang harmonis, saling menghormati antara anggota, bila perlu beri penghargaan kepada anggota yang bekerja dengan baik, walaupun hanya sekadar ucapan terimakasih. 

3. Pengertian

Seorang pemimpin juga harus mengerti bagaimana kondisi dari para anggotanya, harus pengertian dan tahu apa yang harus dilakukan agar tercapai kondisi yang baik. Karena terkadang anggota tidak berani mengungkapkan apa yang ada di benaknya, maka dari itu pemimpin yang pengertian akan sangat mudah disukai oleh para anggotanya.

4. Kebijaksanaan

Seorang pemimpin juga memiliki masalah lain, selain masalah di organisasi atau perusahaannya. Ia juga memiliki masalah keluarga, masalah sosial atau masalah yang lainnya. Namun masalah-masalah tersebut jangan sampai mempengaruhi kinerja anda, bukan berarti dengan semua masalah itu anda bebas melampiaskan semuanya ke anggota atau karyawan anda. Anda harus tetap bekerja profesional dan memiliki kebijaksanaan.

Berfikirlah sebelum anda berkata, biasanya orang yang sedang memiliki banyak masalah cenderung lebih mudah emosi. Maka dari itu, perhatikan apa yang di kata, jangan samapi membuat orang lain karena semua itu akan mempengaruhi kinerja mereka. 

5. Akuntabilitas
Tanggung jawab, suatu sikap yang seharusnya dimiliki oleh laki laki jantan sebagai seorang pemimpin. Ketika terjadi suatu kesalahan, entah itu kesalah datangnya dari diri anda sendiri atau bawahan anda, jangan menyalahkan sepenuhnya ke bawahan. Intinya mereka adalah tanggung jawab anda, kesalahan mereka juga merupakan kesalahan anda, karena anda adalah pemimpinnya. Ketimbang emosi mencari kesalahan, lebih baik fokus pada solusi.

Ambil tanggung jawab dan terus melangkah..

6. Empati

Berempati pada situasi orang lain akan membantu Anda mempertahankan nada dan pendekatan yang netral akan topik tersebut.

Terakhir lihatlah dari sudut pandang mereka, dan dengarkan apa yang mereka katakan.. karena kita sering mengabaikan mereka.. Pemimpin yang baik diangkat dari rakyat yang baik, dan pemimpin yang baik akan menghasilkan rakyat-rakyat yang baik..
Load disqus comments

0 comments