Faktor Penyebab Inflasi dan Akibat Buruk Inflasi

Faktor Penyebab Inflasi dan Akibat Buruk Inflasi

Pada kesempatan kali ini kitapunya.net akan membahas tentang inflasi yang merupakan salah satu permasalah dalam perekonomian suatu negara. Definisi dari inflasi adalah suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku di dalam suatu perekonomian. Kenaikan harga yang terjadi adalah dari satu periode ke periode yang lain, selain itu juga dari suatu negera ke negara lain. 

Presentasi dari pertambahan kenaikan harga disebut dengan tingkat inflasi. Tingkat inflasi ini bervariasi, tingkat inflasi dapat dikatakan renah (normal) apabila tingkat inflasinya di bawah 2 atau 3 persen. Dan tingkat inflasi yang moderat dapat mencapai 4 - 10 persen. Sementara itu tingkat inflasi yang sangat parah, atau serius adalah mencapai beberapa puluh persen atau bahkan mencapai beberapa ratus persen selama setahun. 

Bahkan ada suatu negara yaitu Negara Zimbabwe tingkat inflasinya mencapai 200 juta persen. Sehingga disana pernah uang 100.000 dollar Zimbabwe setera dengan 1 US dollar. 

Faktor-faktor Penyebab Inflasi

Faktor Penyebab Inflasi dan Akibat Buruk Inflasi
Faktor Penyebab Inflasi dan Akibat Buruk Inflasi

Kenaikan harga-harga yang berlaku di suatu negara atau berbagai negara, ditentukan atau disebabkan oleh berbagai macam faktor penyebab. Nah, berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab terjadinya inflasi yang dapat membahayakan suatu perekonomian negara apabila tingkat inflasinya melebihi batas. Di bawah ini adalah faktor penyebab inflasi yang ada di negara-negara yang berbasis industri :

  1. Tingkat pengeluran agregat yang besarnya melampaui kemampuan perusahaan-perusahaan dalam menhasilkan barang dan juga jasa. Keinginan untuk mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan oleh para konsumen, akan mendorong para konsumen tersebut meminta barang pada harga yang lebih tinggi. Sebaliknya, para pengusaha kemudian akan mencoba menahan barangnya dan hanya akan menjual barang-barang tersebut, kepada para pembeli yang mampu atau bersedia untuk membeli barang tersebt dengan harga yang lebih tinggi. 
  2. Para pekerja atau buruh di berbagai sektor ekonomi meminta kenaikan upah/gaji. Apabila para pekerja meminta kenaikan gaji, otomatis biaya produksi semakin mahal. Terlebih lagi apabila para pengusaha mulai kesukaran dalam mencari tambahan pekerja guna menambah jumlah produksi, maka para pekerja akan meminta agar para pengusaha menaikkan gaji mereka. Ketika tuntutan ini meluas ke perusahaan atau pengusaha yang lainnya, maka akan membuat kenaikan biaya produksi dari berbagai barang dan jasa. Naiknya biaya produksi ini tentunya akan memaksa perusahaan untuk menaikkan harga jual barang-barang produksi mereka
Kedua masalah yang saya sebutkan di atas, umumnya berlaku di negara-negara maju yang penggunaan tenaga kerjanya sudah sangat baik. Dengan begitu, masalah inflasi pada negara-negara yang sudah maju sangat erat kaitannya dengan tingkat penggunaan tenaga kerja. Nah, disamping dua hal penyebab inflasi diatas, masih ada beberapa penyebab lainnya seperti :

  1. Kenaikan harga-harga barang yang diimpor.
  2. Penambahan penawaran uang yang berlebihan tanpa diikuti oleh pertambahan produksi dan penawaran barang.
  3. Kekacauan politik dan ekonomi sebagai akibat pemerintahan yang kurang bertanggung jawab.

Akibat buruk Inflasi

Tidak hanya pengangguran saja yang memeberi dampak buruk terhadap individu, masyarakat dan juga  perekonomian secara menyeluruh. Maka dari itu tingkat inflasi harus dijaga agar berada di tingkat yang normal, tidak baik terlalu berlebihan atau bahkan sampai membuat terjadinya krisis ekonomi.

Lalu apa saja sih dampak buruk ataua akibat buruk dari terjadinya inflasi? Berikut ini kami papakarkan.

Salah satu akibat buruknya adalah menurunnya taraf kemakmuran/kesejahteraan segolongan masyarakat, hal ini dikarenakan harga terus melambung naik sementara pendapatan cenderung tetap (sama). Inflasi ini biasanya datang dengan waktu yang relatif cepat, sementara kenaikan gaji atau upah belum tentu ada.

Akibat selanjutnya yaitu prospek pembangunan ekonomi jangka panjang akan menjadi semakin memburut apabila inflasi tidak bisa dikendalikan. Inflasi akan semakin parah, apabila tidak segera ditangani. Inflasi yang semakin parah akan mengurangi investasi produktif, mengurangi ekspor dan menaikkan impor. Tentu dengan kondisi ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi di suatu negara.

Mungkin ini sedikit artikel tentang faktor penyebab dan akibat buruk dari Infalasi, semoga dapat bermanfaat dan terimakasih. 
Load disqus comments

0 comments