Konsep Sistem Ekonomi - Pengertian dan Macam - Macam

Sistem Ekonomi - Warga negara memiliki kebutuhan yang sangat banyak, dan setiap negara akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan warga negaranya. Nah, antara satu negara dengan negara lain memiliki tata cara yang berbeda-beda dalam hal memenuhi kebutuhan warga negaranya. Tata cara dalam mengelola sumber daya yang dimiliki  oleh suatu negara baik kepada individu maupun kelompok disebut dengan sistem ekonomi.

Pengertian Sistem Ekonomi
Definisi dari sistem itu sendiri adalah suatu organisasi yang besar dan menjalin berbagai subjek (objek) beserta perangkat kelembagaan yang berada di dalam sautu tatanan atau aturan tertentu.

Kemudian, apa sih yang dimaksud dengan sistem ekonomi? Sudah kami singgung dalam kalimat pembuka diatas.
Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang oleh suatu negara digunakan untuk mengatur pengalokasian sumber daya yang dimiliki, yang dilakukan oleh pemerintah ataupun swasta dan berdasar pada prinsip tertentu dan memiliki tujuan untuk mencapai kemakmuran/kesejahteraan.
Sistem ekonomi ini berkaitan dengan falsafah, pandangan dan juga pola hidup masyarakat. Sehingga di setiap negara akan memiliki sistem ekonomi yang berbeda satu sama lain.

Bagaimana definisi sistem ekonomi menurut para ahli? Ada beberapa ahli yang mengemukakan pendapatnya, dan berikut ini adalah penjabarannya :

1. McEacheru
Sistem ekonomi berdasarkan pendapat Mc Eacheru adalah suatu perangkat mekanisme dan institusi sebagai jawaban dari pertanyaan apa (what), bagaimana (how), dan untuk siapa (for whom) barang dan jasa di produksi.

2. Gregory Grossman dan M. Manu
Definisi sistem ekonomi dari Gregory Grossman dan  M. Manu, sekumpulan komponen dan unsur-unsur yang terdiri atas berbagai unit adan agen ekonomi, serta lembaga ekonomi kesemuanya yang saling berhubungan, berinteraksi, saling menopang dan juga saling mempengaruhi.

 3. Chester A Bemand
Chester A Bemand mengatakan bahwa pengertian dari sistem ekonomi yaitu suatu kesatuan yang terpadu yang seacara holestic (menyeluruh) di dalamnya terdapat bagian dan daris setiap bagian tersebut mempunyai karakteristik (ciri-ciri) dan batas-batas tersendiri.

4. Menurut M. Hatta
M. Hatta berpendapat bahwa sistem ekonomi yang baik diterapkan di negara kita (Indonesia) adalah sistem ekonomi yang berdasarkan pada asas-asas kekeluargaan.

5. Gilarso
Seorang ahli bernama Gilarso pernah mengemukakan pendapat tentang sistem ekonomi, menurutnya definisi dari sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara (aturan) untuk mengoordinasikan (mengatur) perilaku masyarakat (pemerintah, swasta, pengusaha, produsen, distributor, konsumen dan lain sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi sehingga akan terbentuk suatu kesatuan yang teratur dan dinamis. Kegiatan ekonomi yang dilakukan di suatu negara meliputi konsummsi, produksi, distribusi

6. Dumatry (1996)
Menurut dumatry sistem ekonomi memiliki definisi yaitu sistem yang didalamnya terdapat aturan tentang hubungan ekonomi antara sesama manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu ketahanan.

Macam-macam Sistem Ekonomi

Seperti yang telah kami sebutkan diatas bahwa sistem ekonomi berkaitan dengan falsafah, pandangan dan juga pola hidup yang ada pada suatu masayarakat. Sehingga sistem ekonomi di setiap negara berbeda-beda, jadi terdapat bermacam-macam sistem ekonomi. Namun secara garis besar, sistem ekonomi dibagi menjadi 4 bagaian besar yaitu : tradisional, liberal/kapitalis/bebas/pasar, komando/etatisme/terpusat/sosialis/komunis dan juga Campuran.

Konsep Sistem Ekonomi - Pengertian dan Macam - Macam
Konsep Sistem Ekonomi - Pengertian dan Macam - Macam


1. Sistem ekonomi tradisional 
Definisi dari sistem ekonomi tradisional adalah suatu sistem ekonomi yang digunakan oleh sekolompok masyarakat tradisional dan diterapkan secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam (sumber daya alam) dan tenaga kerja saja. Pada sistem ekonomi tradisional ini, aturan yang diterapkan berdasarkan pola tradisi masyarakat setempat. Sebagian besar aturan yang ada adalah tentang kontrol atas tanah yang merupakan satu-satunya sumber terpenting dan sumber ekonomi.
Yang menerapkan sistem ekonomi tradisional, antara laina dalah suku-suku pedalaman. Sebagai contohnya :
  • Suku badui
  • Suku bugis
  • Suku sasak 
Ciri-ciri dari sistem tradisional ini adalah, belum adanya pembagian kerja yang jelas, teknologi yang digunakan untuk produksi (menghasilkan barang) masih sangat sederhana, produksinya pun masih terbatas dan jumlahnya menyesuaikan dengan kebutuhan. Distribusi berdasarkan tradisi. Alat pembayaran belum begitu familier, biasanya masih menggunakan sistem barter. Tergantung pada sistem agraris (pertanian, berkebun dsb.)

2. Sistem Ekonomi Kapitalis/Liberal
Definisi dari sistem ekonomi liberal atau kapitalis adalah suatu sistem ekonomi di mana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi, dan konsumsi diserahkan sepenuhna kepada mekanisme pasar.  Ada juga yang mengatakan bahwa sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada individu atau pihak swasta dalam melakukan kegiatan ekonomi tanpa campur tangan dari pemerintah.
Sistem ini sesuai dengan ajaran Adam Smith, ada beberapa negara yang menerapkan sistem ekonomi liberal ini diantaranya adalah negara Amerika Serika, Swedia, Belanda dan Perancis. 

3. Sistem ekonomi komunis/terpusat
Sistem ekonomi komunis adalah suatu sistem ekonomi yang mana seluruh kegiatan ekonominya dipegang oleh pemerintah. Artinya pemerintah memegang kendali perekonomian. Pemerintah akan membuat peraturan-peraturan atau kebijakan untuk masyarakat dalam melakukan kegaitan ekonomi. Masyarakat atau pihak swasta tidak memiliki kebebasan yang banyak dalam hal melakukan produksi, distribusi, dan konsumsi.  

Sistem terpusat ini berdasar pada pandangan dari Karl Marx (Suroso, 1997, 15 - 16). Contoh negara yang menerapkan sistem ekonomi komunis adalah Rusia, China, Kuba Rumania dan kebanyaan dari negara-negara Eropa bagian Timur.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Terpusat yaitu :
1. Kegiatan ekonomi diatur oleh pemerintah, dari produksi, distribusi, konsumsi dan harga.
2. Sumber ekonomi dan alat-alat produksi dikuasi oleh pemerintah
3. Hak miliki perseorangan atau swasta tidak diakui

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan campuran dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, di mana pemerintah dan swasta saling berinteraksi atau kerja sama dalam memecahkan masalah ekonomi. Sistem ini banyak dipakai di negara-negara yang baru berkembang seperti : Indonesia, Malaysia, Filiphina. Dalam sistem ini, kedua belah pihak baik itu swasta maupun pemerintah sama-sama diakui keberadaanya. 






Load disqus comments

0 comments