Fungsi Manajemen Pemasaran

Fungsi Manajemen Pemasaran - Sebelumnya kami sudah membahas tentang Pengertian dan Konsep Manajemen Pemasaran yang sebelumnya disebutkan bahwa tujuan menulis tentang artikel ini adalah sebagai sarana belajar. Dalam dunia perkuliah, seorang yang mengambil program studi Manajemen, nantinya akan dihadapkan dengan beberapa pilihan konsentrasi setelah mencapai ke semester tertentu. Konsentrasi tersebut misalnya keuangan, sumber daya manusia dan juga pemasaran.

Kegiatan dari manajemen pemasaran ini antara lain sebagai riset konsumen, pengenbangan produk yang akan dipasarkan, komunikasi-promosi, distribusi, penetapan harga dan juga pemberian service. Semua itu dilakukan dengan satu tujuan utama yaitu kepuasan konsumen dapat tercapai.

Fungsi Manajemen Pemasaran
Fungsi Manajemen Pemasaran

Fungsi Pemasaran

Ada tiga (3) buah fungsi pemasaran, apa sajakah fungsi-fungsinya tersebut? Berikut ini kami jelaskan secara singkat :
1. Fungsi Pertukaran
Fungsi pertukaran dibagi menjadi dua, yaitu fungsi pembelian dan fungsi penjualan.
2. Fungsi Fisis
Di bagi menjadi tiga, yaitu fungsi pengangkutan, penyimpanan dan pemrosesan.
3. Fungsi Penyediaan Sarana
Fungsi ini dibagi menjadi 7 fungsi lagi yaitu informasi pasar, penanggunan risiko, pengumpulan, komunikasi, standardisasi, penyortiran dan pembiayaan.

A. Fungsi Pertukaran

Fungsi pemasaran yang pertama adalah fungsi pertukaran, fungsi ini berkaitan dengan pengalihan (pemindahan) hak milik suatu barang tertentu dari satu pihak ke pihak lainnya dalam sistem pemasaran. Pedagang, distributor dan agen akan mendapatkan keuntungan atas jasanya mempertemukan antara pembeli dan penjual. Dan merekalah yang terlibat dalam kegiatan ini. Fungsi pertukaran ini dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu fungsi penjualan dan fungsi pembelian. Berikut adalah penjelasan singkatnya :

a. Fungsi penjualan
Pemasaran memiliki tugas pokok untuk mempertemukan pembeli atau penjual, atau dapat juga dikatakan mempertemukan pembeli dan penjual. Proses mempertemukan ini bisa dilakukan melalui perantara (secara tidak langsung) atau tanpa perantara (secara langsung). Fungsi penjualan ini memiliki tambahan fungsi yaitu
1. Fungsi perencanaan dan pengembangan produk,
2. Fungsi mencari kontak para pembeli
3. Fungsi menciptakan permintaan
4. Fungsi melakukan negosiasi
5. Fungsi melakukan kontak

b. Fungsi pembelian
Fungsi pembelian adalah segala kegiatan pembelian yang memiliki tujuan untuk mendapatkan produk dengan kualitas dan jumlah yang di inginkan pembeli. Serta berusaha agar produk yang dibeli merupakan produk yang siap digunakan pada waktu dan tempat tertentu dengan harga yang sesuai.
Yang termasuk dalam fungsi pembelian adalah sebagai berikut :
1. Fungsi perencaan
2. Fungsi mencari kontak
3. Fungsi assembling
4. Fungsi mengadakan perundingan
5. Fungsi kontrak


B. Fungsi Fisis

Kegunaan waktu, tempat dan bentuk ditambahkan pada suatu barang/produk ketika produk tersebut diangkut, diproses dan disimpan untuk memenuhi keinginan para pelanggan/konsumen. Fungsi fisis dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
1. Fungsi Pengangkutan, merupakan ggerakan memindahkan barang dari pabrik menuju ke tempat yang lain (konsumen atau distributor).
2. Fungsi Penyimpanan, merupakan proses penyimpanan barang dari saat selesai produksi sampai waktu mereka akan di konsumsi.
3. Fungsi Pemrosesan, merupakan proses pengolahan suatu barang agar memperoleh nilai tambah (value added).

C. Fungsi Penyedia Sarana

Definisi dari fungsi penyedia sarana adalah suatu kegiatan yang bisa membantu sistem pemasaran agar dapat beroperasi lebih lancar. Fungsi ini meliputi hal hal sebagai berikut :

1. Informasi pasar
Informasi pasar sangat berguna bagi para pembeli, para pembeli biasanya mencari informasi tentang harga suatu produk. Informasi pasar ini bisa didapat dari berbagai sumber, seperti media massa, pemerintahan, swasta maupun lembaga pendidikan.

2. Penanggunan risiko
Pemilik produk harus siap menanggung risiko yang mungkin saja terjadi selama proses pemasaran.

3. Standardisasi dan grading
Standardisasi berguna untuk memudahkan barang/produk untuk dijual dan dibeli, kemudian Grading merupakan klasifikasi atau penggolongan hasil pertanian ke dalam beberapa kelompok mutu yang berbeda-beda, masing-masing kelompok memiliki label dan nama tertentu.

4. Pembiayaan
Metode pemasaran di zaman yang sudah modern ini memerlukan modal atau uang yang jumlahnya tidak sedikit, seperti untuk mesin, bahan baku belum lagi tenaga kerja. Ditambah lagi proses pemasaran juga memerlukan biaya seperti untuk iklan dan lain sebagainya.

Hellriegel D dan Slocum JW mengeluarkan pendapatnya bahwa ada dua buah strategi pemasaran (marketing strategy), yaitu sebagai berikut :

1. Market penetration strategy (strategi penetrasi pasar)
Yang dimaksud dengan market penetration adalah sebuah strategi yang bertujuan untuk meningkatkan pemasaran pada pasar yang sekarang ada melalui produk yang sekarang telah ada pula. Contoh kegiatan dalam strategi ini antara lain meningkatkan jumlah pembelian dari produk, mencoba mendapatkan hati konsumen dengan menggunakan produk yang bukan milik kita (kompetitor) ataupun membeli kompetitor.

2. Market development strategy (strategi pengembangan pasar)
Market development strategy adalah suatu upaya dalam mencari pasar baru dari produk yang sudah ada. Tiga kegiatan utama dalam mencari pasar baru ini yaitu menemukan pasar secara geografis (sebagai contohnya adalah buka cabang di tempat yang berbeda), menemukan target market baru, dan menemukan penggunaan baru dari produk yang sudah ada (sebagai contoh adalah mobil taksi yang dirubah menjadi mobil pribadi).

Konsep Pemasaran Inti
Berikut ini adalah beberapa konsep inti dalam manajemen pemasaran yaitu :
1. Pasar sasaran dan segmentasi
2. Tempat pasar, ruang pasar dan metamarket
3. Pemasar dan calon customer (calon pelanggan)
4. Kebutuhan, keinginan, dan permintaan
5. Produk, tawaran dan merek
6. Nilai dan kepuasan
7. Pertukaran dan transaksi
8. Relasional dan jaringan kerja
9. Saluran pemasaran
10. Rantai pasokan
11. Persaingan (competition)
12. Lingkungan pemasaran (marketing environment)
13. Program pemasaran (marketing program)
Load disqus comments

0 comments