Proses Terbentuknya Harga Pasar

Kita Punya . Net - Proses terbentuknya harga pasar agak lumayan panjang, harga pasar terbentuk berdasarkan peristiwa penukaran antara barang dan jasa dengan menggunakan uang di pasar. Dengan kata lain, harga terjadi karena adanya proses tawar menawar yang dilakukan oleh pembeli dan juga penjual.

Kalau anda belum mengetahui tentang harga, anda bisa membaca artikel berikut yang berjudul : Pengertian Harga, Fungsi dan Macam-macam Harga

Penawaran dan permintaan saling berkaitan satu sama lain, kedua-duanya juga saling mempengaruhi dalam pembentukan harga pasar suatu barang. Jika harga barang dan jasa itu murah, diperkirakan akan banyak konsumen yang membeli barang tersebut. Tetapi sebaliknya, jika harga barang dan jasa itu mahal, maka konsumen akan kurang berminat untuk membeli barang atau menggunakan jasa tersebut.

Keadaan ini akan terus berlanjut selama belum ada kesepakatan harga. Harga dapat terbentuk jika jumlah barang dan jasa yang diminta sama dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Pembentukan harga dapat ditunjukan oleh pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran. Pertemuan titik keseimbangan (equillbrium) ini akan membentuk harga dan jumlah atau kuantitas keseimbangan. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel dan kurva berikut ini :
Proses Terbentuknya Harga Pasar
Proses Terbentuknya Harga Pasar
Dari kurva keseimbangan di atas (maaf gambar kurang jelas), dapat kita ambil point pentingnya, yang pertama titik E adalah harga keseimbangan.

Jumlah tas sekolah yang diminta dengan jumlah tas yang ditawarkan adalah 300 buah. Dengan kata lain, posisi harga di luar harga keseimbangan akan membuat kelebihan baik itu kelebihan permintaan maupun kelebihan penawaran. Pada saat harga di bawah Rp 6000, permintaan tas sekolah sangat banyak. Akibatnya, terjadi kelebihan permintaan tas (excess demand). Tetapi juga sebaliknya, apabila harga di atas Rp 6000 terjadi kelebihan penawaran tas.


Di pasar kita akan menyaksikan penawaran tiap-tiap produsen yang berbeda-beda. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan oleh tiga faktor pokok dibawah ini :

1. Harga pokok yang berlainan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jarak pasar, pemakaian mesin (modern atau kuno), keadaan daerah, dan upah pekerja.
2. Produsen sering kali terdesak oleh kebutuhan uang. Mereka berusaha agar barang-barangnya cepat laku meskipun dengan keuntungan tipis, sedangkan produsen yang bermodal besar dapat menahan barang sampai tingkat harga yang diinginkan.
3. Keuntungan yang diinginkan produsen

Ketiga faktor tersebut mempengaruhi taksiran subjektif penjualan atau produsen. Dalam keadaan yang tidak stabil, sering kali terjadi perubahan harga dalam waktu yang sangat cepat. Hal ini membuat terjadinya perbedaan harga tiap-tiap produsen semakin jauh.

Permintaan dan penawaran barang akan menentukan dari harga pasar. Harga pasar atau harga keseimbangan adalah titik keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Harga pasar akan berubah-ubah sesuai dengan situasi harga barang pada saat itu.

Dari kenyataan tersebut dapat disimpulkan masalah titik keseimbangan itu adalah sebagai berikut :
a. Harga pasar terjadi pada keseimbangan antara permintaan dan penawaran terhadap suatu barang atau jasa
b. Pada harga keseimbangan itu, jumlah barag yang terjual mencapai jumlah maksimal (terbanyak)
c. Jika permintaan lebih besar daripada penawaran, harga akan naik dan jika penawaran melebihi permintaan, harga akan turun.
Pada titik keseimbangan itulah terbtntuk harga pasar.

Peranan Pemerintaha dalam proses terbentuknya harga pasar

Salah satu faktor yang mempengaruhi stabilitas harga pasar adalah adanya peran dari pemerintah. Pemerintah melakukan pengawasan yang ketat dan menggunakan kebijakannya agar stabilitas ekonomi di negaranya terjaga.

Para pengacau ekonomi itu sering kali merusak harga pasar demi kepentingannya sendiri, sehingga mereka mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Salah satunya adalah dengan cara mengurangi jumlah peredaran barang seperti dengan cara menimbun barang dalam kurun waktu tertentu. 

Karena barangnya ditimbun maka persediaan barang dipasar menjadi sedikit, sehingga membuat harga barang naik. Ketika sudah naik baru mereke keluarkan barang yang ditimbun. Perilaku nakal yang seperti ini tentu sangat merugikan masyarakat, maka dari itu untuk mencegah hal seperti ini terjadi peran pemerintah sangat diperlukan.

Pemerintah harus menindak tegas oknum-oknum yang melakukan perbuatan ini. Jadi peran pemerintah sangat penting dan sangat membantu masyarakat yang menjadi konsumen pasar. Kesimpulannya pemerintah ikut campur tangan dalam proses pembentukan harga di pasar. 

Refensi : Tri Widarto dkk. 2004. Pengetahuan Sosial Ekonomi 2 SMP. Jakarta. Penerbit : Balai Pustaka

Load disqus comments

0 comments