Gejala Penampakan Alam Litosfer dan Atmosfer

Kini kita tinggal di salah satu planet di tata surya. Yaitu Bumi. Di bumi kita terdapat 2 Gejala Penampakan Alam yang paling sering kita temui. Yaitu Litosfer dan Atmosfer. Berikut ini merupakan Penjelasan Gejala Penampakan Alam litosfer dan atmosfer.

Litosfer

Litosfer merupakan strucktur lapisan yang terdiri atas Kerak bumi, Mantel, dan Inti. Kerak bumi sendiri tersusun atas batu batuan. Ketebalan di benua mencapai 35 KM dan ketebalan di Bawah laut hanya 3 KM. Batuan batuan itu ada yang berbentuk padat tetapi bisa bergerak walaupun Pelan. Di Inti bumi tekanannya bisa mencapai jutaan lebih besar daripada tekanan di Atmosfer. Suhu di Inti bumi ini bisa mencapai 4.500 C'. Hingga hingga panasnya di Inti bumi tersebut berusaha mengeluarkan diri keluar bumi.

Di daerah dekat permukaan bumi, panas bumi itu dihalang oleh bebatuan dan akhirnya terjadi Gempa. Gempa itu adalah Biasa disebut Gempa Tektonik. Di bagian mantel bumi terdapat saluran yang bisa mengeluarkan Material panas dari Dalam Bumi. Material itu dikenal sebagai Magma. Saluran yang dimaksud tersebut adalah Gunung Berapi. Peristiwa naiknya magma ke permukaan bumi disebut Vulkanisme.

Gejala gejala munculnya magma diatas permukaan bumi disebut Erupsi. 
Erupsi itu bisa menimbulkan banyak korban jiwa. Selain berbahaya karena Material yang keluar sangatlah panas, Erupsi bisa menghasilkan awan yang sangat panas. Awan itu bisa memiliki suhu 4.000 C'. Dengan suhu yang panas tersebut, Benda benda yang dilewati oleh awan itu bisa terbakar.

Litosfer dan Atmosfer
Litosfer dan Atmosfer

Atmosfer

Atmosfer adalah selubung udara yang menutupi bumi. Atmosfer melindungi makhluk bumi dari benda benda angkasa. Bukan hanya itu saja, fungsi Atmosfer juga melindungi kita dari sengatan Cahaya Matahari Ultraviolet. Atmosfer juga berfungsi untuk menjaga Suhu Bumi, dan sebagai tempat pengaturan cuaca. Itulah fungsi dari atmosfer yang digunakan untuk melindungi makhluk bumi.

Atmosfer sendiri mempunyai beberapa lapisan. Lapisan yang paling luar adalah Termosfer. ketinggian lapisan ini mencapai 80 KM dari permukaan bumi hingga mencapai luar angkasa. Pada Termosfer terdapat lapisan Eksosfer. dimana molekul molekul gas bumi terlepas ke ruang angkasa.
Di bawah Termosfer terdapat lapisan lagi, lapisan itu adalah Mesosfer. Mesosfer terletak pada ketinggian 50 KM- 80 KM diatas permukaan bumi. Atom Atom di mesosfer mengalami Ionisasi, yaitu atom yang kehilangan elektron. Area mesosfer yang mengalami ionisasi disebut Ionosfer. Lapisan ini mampu memantulkan gelombang radio.

Di bawah Mesosfer terdapat lapisan Statosfer. Lapisan ini mempunyai ketebalan atau ketinggian 15 KM -50 KM dari permukaan bumi. Diantara lapisan Statosfer dan Troposfer ada lapisan pelindung yang disebut OZON. Ketebalanya sekitar 20 KM di lapisan troposfer.

Yang terakhir adalah lapisan Troposfer. Lapisan ini merupakan lapisan yang paling dekat dengan bumi. Lapisan ini mempunyai peran yang sangat penting bagi makhluk hidup salah satunya adalah terjadinya Cuaca dan Awan.

Di atas merupakan Gejala Penampakan Alam. Pada setiap gejala Penampakan Alam mempunyai peran dan fungsi masing masing. Contohnya saja Atmosfer, Atmosfer merupakan Lapisan yang ada di atas kerak bumi. Lapisan ini sangatlah penting dan mempunyai fungsi. Atmosfer yang langsung kontak dengan kita adalah Troposfer.

Troposfer sendiri mempunyai fungsi untuk tempat terjadinya Awan dan Cuaca. Lapisan ini juga bisa dimanfaatkan juga, Contohnya saja pada lapisan Mesosfer, Pada lapisan ini, Manusia memanfaatkan lapisan ini untuk memantulkan gelombang radio. Karena pada lapisan ini dapat memantulkan gelombang radio. 

Sebelumnya juga sudah membahas tentang : Litosfer dan Atmosfer - Struktur Bumi
Load disqus comments

0 comments