Faktor Penghambat dan Pendorong Terbentuknya Integrasi Sosial

Kita Punya.net - Kali ini kami akan membahas tentang faktor-faktor yang menjadi penghambat sekaligus menjadi pendorong terbentuknya integrasi nasional di Indonesia. Sebelumnya juga sudah kami bahas tentang pengertian integrasi nasional baik itu secara umum maupun menurut para ahli. Integrasi nasional yaitu wujud dari keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dalam kehidupan bernegara. Selengkapnya bisa baca artikel sebelumnya.

Integrasi nasional dapat terwujud apabila terdapat kerjasama yang baik antara pemerintah dan juga masyarakat. Walaupun begitu, masih ada lagi faktor-faktor yang dapat menghambat terbentuknya integrasi nasional, selain faktor penghambat pasti ada juga faktor pendukungnya.

Oke, langsung saja berikut ini adalah penjelasan dari kitapunya.net
integrasi nasional
integrasi nasional

A. Faktor pendorong terbentuknya integrasi nasional di Indonesia

Faktor pendorong ini diperlukan agar integrasi nasional dapat mencapai kekuatan dan kesatuan yang optimal. Faktor faktor pendorong tersebut antara lain :

  1. kepercayaan & toleransi
  2. sikap saling pengertian dan juga sikap saling perhatian
  3. fundamentalisme dan keterbukaan

B. Faktor faktor penghambat integrasi nasional di Indonesia

Setelah membahas faktor yang menjadi pendorong, saatnya kita menuju faktor yang menghambat terjadinya integrasi nasional khususnya di wilayah Indonesia. Apa sajakah faktor-faktor tersebut? Berikut ini kami sebutkan :
  1. Masyarakat Indonesia yang bermacam-macam bila dilihat dari budayanya, tingkah lakunya, bahasa yang digunakan, agama yang dianut, ras, dan lain sebagainya.
  2. Adanya ancaman, tantangan, hambatan dan juga gangguan yang dapat mengancam kesatuan, keutuhan dan persatuan bangsa. Ancaman ini bisa berasal dari dalam dan juga bisa berasal dari dalam.
  3. Luasnya wilayah negara kita, negara kita adalah negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau-pulau.
  4. Kurang meratanya pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia, hal ini menyebabkan timbulnya rasa iri, tidak puas, gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi, unjuk rasa dan lain lain.
  5. Timbulnya paham "etnosentrisme" di antara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.
  6. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat terlalu kuatnya pengaruh dari budaya luar (asing) yang kebanyakan tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita
Load disqus comments

0 comments