Unsur Unsur Budaya dan Contoh Budaya Lokal Indonesia

Unsur Unsur Budaya dan Contoh Budaya Lokal Indonesia - Kata "Budaya" berasal dari kata Budayah yang merupakan bentuk jamak dari kata budhhi (sansekerta). Kata budhhi ini mempunyai arti budi atau akal. Budi mempunyai arti akalm sedangkan daya mempunyai arti usaha atau upaya. Budaya versi inggris dikenal dengan "culture" yang mempunyai arti mengolah atau mengerjakan tanah.

Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas tentang pengertian budaya lokal dan budaya nasional. Bila anda belum mengetahui definisi dari budaya lokal dan budaya nasional, anda dapat membaca terlebih dahulu artikel tersebut. Setelah mengerti maka anda akan mudah memahami unsur-unsur budaya berikut ini.

Unsur-unsur budaya

Berikut ini adalah 7 unsur-unsur budaya yang mana kami mohon maaf tidak dapat kami jelaskan satu persatu, dan hanya kami sebutkan saja :

  1. religi atau kepercayaan
  2. kekerabatan dan organisasi sosial
  3. mata pencaharian
  4. peralatan hidup
  5. bahasa
  6. kesenian
  7. pengetahuan

Contoh budaya lokal Indonesia


Setelah membahas tentang contoh budaya lokal di Indonesia, sekarang akan kami berikan contoh tentang contoh-contoh budaya lokal yang terdapat di Indonesia ini :


1. Tradisi upacara labuhan merapi
Contoh budaya lokal yang pertama adalah tradisi upacara labuhan merapi. Tradisi ini dilaksanakan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono ke 10 setiap tanggal 30 rajab.

2. Tadisi Ngaben
Tradisi Ngaben di Bali - budaya lokal Indonesia
Tradisi Ngaben di Bali - budaya lokal Indonesia

Contoh yang kedua adalah tradisi ngaben. Tadisi ini merupakan suatu upacara pembakaran mayat yang dilakukan oleh mereka para penganut agama Hindu di Bali.

3. Tradisi Batapung tawar maayun
Contoh budaya lokal yang ketiga adalah batapung tawar maayun, tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Martapura, Amuntai, Kandangan dan Banjarmasin sebagai upacara untuk memanjatkan puji syukur kepada Allah swt karena telah dikarunia anak. Ada juga yang mengatakan bahwa tradisi ini adalah penyerahan bayi dari bidan ke ibunya.

4. Tradisi era-era tu urau
Contoh budaya lokal yang ke-empat adalah tradisi era-era tu urau. Tradisi ini adalah upacara tindik telinga untuk anak perempuan atau gadis yang akan menginjak dewasa. Tradisi ini dilaksanakan di daerah Waropen, Irian Jaya.

5. Tradisi adat jawa
Contoh budaya lokal yang selanjutnya datang dari jawa, atau pulau jawa. Ada beberapa contoh tradisi adat jawa, dan berikut ini adalah contohnya :

  • Brokohan, merupakan suatu upacara kelahiran bayi tujuannya sebagau ucapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Selapanan, upacara pemberian nama pada bayi yang baru berusia 35 hari setelah kelahiran, tujuannya sebagai wujud syukur dan mendoakan si bayi agar diberi kesehatan, dan menjadi pribadi yang baik.
  • Tedhak sinten, yaitu tradisi adat jawa yang merupakan upacara bagi bayi yang usianya 5 - 6 bulan saat pertama turun ke tanah. Tujuan dari tradisi ini adalah agar si anak menjadi pribadi yang mandiri dan sukses ketika besar nanti.
  • Tetesan, yaitu suatu tradisi adat jawa yang merupakan upacara khitanan untuk putri raja yang usianya telah 8 tahun.
  • Supitan, yaitu tradisi adat jawa berupa upacara khitanan untuk putra bangsawan yang usianya sudah 8 tahun.
  • Tarapan, yaitu tradisi adat jawa yang merupakan inisiai haidh pertama kali untuk anak perempuan atau gadis.
6. Tradisi perkawinan batak toba
7. Dan masih banyak lagi contoh-contoh budaya lokal di Indonesia.




Load disqus comments

0 comments