Pengertian Cerpen, Struktur dan Ciri-ciri Teks Cerpen

Struktur dan Ciri-ciri Teks Cerpen - Membaca atau mendengarkan sebuah cerita memang sangat menyenangkan, apalagi kalau cerita tersebut sangat menarik, pasti kita betah walaupun ceritanya berlembar-lembar. Tapi kali ini kita tidak akan membahas cerita yang panjang-panjang, yang akan kita bahas yaitu cerita pendek atau cerpen. Siapa yang tidak tahu cerpen? Pasti kalian pernah membaca cerpen kan? 

Ya memang cerpen sudah menjadi teman bagi mereka yang hobi membaca atau suka dengan yang namanya cerita. Cerpen dengan penggunaan bahasa yang tepat serta alur cerita yang menarik membuat banyak orang terbawa emosinya kedalam cerita tersebut. Nah pada tahu nggak pengertian cerpen? Ga tahu ya, oke saya akan jelaskan.

Pengertian Cerpen (Cerita Pendek)

Pengertian Cerpen, Struktur dan Ciri-ciri Teks Cerpen
Pengertian Cerpen, Struktur dan Ciri-ciri Teks Cerpen

Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa yang menggambarkan suatu kisah atau cerita yang dialami suatu tokoh dengan disertai berbagai konflik yang menyertainya serta terdapat solusi atau penyelesaian dari masalah yang dihadapi.

Didalam cerpen pasti ada yang namanya konflik diikuti dengan klimaks (puncak masalah) serta penyelesaian. Bagian tersebut membuat suatu cerita menjadi lebih menarik dan menjadi inti dari cerita tersebut. Jadi biasanya penulis cerpen lebih menekankan bagian ini dan dibuat sebaik mungkin agar bisa diterima oleh orang yang membacanya.

Struktur Cerpen (Cerita Pendek)


Cerpen sendiri dibangung oleh 2 unsur yaitu unsur intrinsik (unsur dari dalam) dan unsur ekstrinsik (unsur dari luar). Kedua unsur tersebutlah yang membuat sebuah cerpen menjadi utuh. Selanjutnya juga terdapat bagian-bagian cerpen atau lebih dikenal dengan struktur teks cerpen. Berikut beberapa struktur teks cerpen

1. Abstraksi, adalah bagian yang menjelaskan tentang inti cerita yang kemudian akan dikembangkan lagi pada bagian selanjutnya.

2. Orientasi, adalah bagian yang mana pengarang mendeskrpisikan mengenai latar tempat, waktu dan suasana dari cerita tersebut.

3. Komplikasi, adalah bagian yang menggambarkan urutan kejadian antara satu dengan yang lain berdasarkan sebab akibat. Pada bagian ini pula tokoh utama akan menghadapi berbagai masalah, sehingga sering disebut sebagai klimaks atau puncak masalah.

4. Evaluasi, adalah bagian yang berisi berbagai penyelesaian dari masalah-masalah yang dialami tokoh utama tadi.

5. Resolusi, adalah bagian dimana pengarang menunjukkan solusi atas masalah yang menimpa tokoh utama.

6. Koda, adalah bagian yang berisi nilai-nilai atau pesan penting yang bisa diambil dari cerita tersebut.

Ciri-Ciri Cerpen


Teks cerpen memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan cerita lain seperti novel. Jadi terdapat 11 ciri dari cerpen.

1. Habis dibaca dalam sekali duduk.
2. Kurang dari 10.000 kata.
3. Sumber ceritanya berasal dari pengalaman seseorang yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
4. Tokoh-tokoh yang ada mengalami konflik dan menemukan penyelesaiannya.
5. Alurnya tunggal dan lurus.
6. Tidak merubah nasib tokoh.
7. Penokohan sederhana, singkat dan tidak begitu mendalam.
8. Penggunaan kata sesuai dengan yang diucapkan sehari-hari atau kata yang mudah dipahami.
9. Menimbulkan kesan bagi diri para pembacanya.
10.Tulisannya singkat dan padat serta tidak lebih panjang dari novel.
11.Mengangkat masalah tunggal atau intinya saja.

Nah itu tadi beberapa ciri dari teks cerpen. Ada beberapa point menarik yaitu habis dibaca sekali duduk, apa maksdunya? Maksudnya yaitu sebuah teks cerpen tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan membacanya, karena ceritanya tidak terlalu panjang, berbeda dengan novel yang butuh waktu cukup lama untuk menyelesaikannya. Sekian artikel kali ini mengenai struktur dan ciri-ciri teks cerpen, semoga bermanfaat.
Load disqus comments

0 comments