Dampak Positif dan Negatif Globalisasi di Bidang Politik

Kitapunya.net, di pagi ini kami akan share tentang dampak positif dan negatif dari globalisasi untuk bidang politik. Lihat artikel sebelumnya tentang dampak globalisasi dibidang ekonomi. Globalisasi memang memiliki berbagai manfaat, manfaatnyapun tidak hanya disatu bidang saja tapi hampir di seluruh bidang. Salah satunya adalah pada bidang politik atau kehidupan berbangsa dan negara.

Dengan berkembangpesatnya teknologi maka globalisasi juga ikut berkembang, setiap orang dapat berkomunikasi walaupun kedua-duanya berada di tempat yang berbeda dan juah satu sama lain. Globalisasi juga akan membuka wawasan masyarakat secara global, karena kita dapat menemukan informasi atau berita politik secara bebas, cepat dan mudah.

Apabila suatu negara sedang terjadi peristiwa yang berhubungan dengan bidang politik maka seluruh dunia akan mengetahui dan memberikan penialaian terhadap pelaksanaan pemerintahan suatu negara dan memperhitungkan kemungkinan pengaruhnya terhadap ekonomi didalam negaranya. Intinya suatu negara dapat merespon bila terjadi peritiwa politik.

Globalisasi
Globalisasi
Sebagai contoh adalah pelaksanaan pemilihan Presiden Amerika Serikat yang dapat dilihat secara langsung oleh seluruh dunia dan menarik parhatian negara negara lainuntuk mengetahui bagaimana karakter kepemimpinan Presiden terpilih sekaligus berharap agar membawa pengaruh positif terhadap hubungan luar negeri antara negara AS dengan negara negara yang lainnya.

Peristiwa seperti ini juga membuka peluang baru untuk negara lain dalam menilai kelebihan dan kekurangan pelaksanaan demokrasi di negara tersebut sekaliigus mengambil manfaat untuk meningkatkan kedewasaan berpolitik negara lain.

Globalisasi politik ini menuntut pemerintah suatu negara untuk menjalankan pemerintahannya secara terbuka, transparan dan demokratis. Karena rakyat sudah cerdas dan mengerti akan hak haknya. Rakyat akan berpartisipasi dalam menjalankan pemerintahan, misalnya dengan memberikan aspirasi kepada pemipmpiannya. Sehingga rakyat juga menjadi salah satu penentu jalannya pemerintahan. Dengan demikian jika pemerintahan dijalankan secara jujur, bersih, transparan, dinamis dan demokratis tentunya akan mendapatkan tanggapan positif dari rakyat. Dan juga sebaliknya.

Selain pada aspek pemerintahan globalisasi juga mempunyai pengaruh pada masuk dan berkembangnya ideologi asing ke negara lain. Pola komunikasi dan kontak dengan bangsa lain yang semakin sering dan efektif tidak menutup kemungkinan adanya usaa dari suatu negara untuk menyebarkan ideologinya terhadap negara lain bersamaan dengan transaksi ekonomi maupun kontak budaya yang dilakukan. Hal ini tentu saja membawa konsekuensi pada pentingnya setiap negara untuk mempertahanan idelogi bangsanya agar tidak ikut bergesar mengara ke ideologi asing yang berasal dari luar. Sehingga pemerintah dan rakyat harus berkerja bersama sama mengusahakan ketahanan ideologi nasional mereka.

Jadi apa sajakah dampak positif dan negatif globalisasi di bidang ekonomi, berikut ini rangkumannya

Dampak positif globalisasi di bidang politik


  1. Rakyat dapat mengetahui berita dan informasi politik di negaranya secara cepat dan mudah
  2. Semua orang dapat mengetahui informasi dan berita politik dari seluruh negara di dunia
  3. Rakyat dapat mengetahui kinerja pemerintahan Indonesia melalui berita dan media massa lainnya
  4. Pemerintahan menjadi lebih transparan, terbuka dan demokratis
  5. Rakyat semakin mudah dalam berpartisipasi untuk negaranya
  6. Meningkatnya hubungan diplomatik antar negara (kerjasama)
  7. Kerjasama antar negara bisa lebih cepat dan mudah
  8. Pemerintah menjadi lebih bersifat transparan atau terbuka
  9. Pemerintah yang semula otoriter, dapat berubah menjadi demokratis
  10. Rakyat yang sebelumnya merasa kurang bebas, sekarang dapat bebas dalam hal politik
  11. dll

Dampak positif globalisasi di bidang politik

  1. Partai politik banyak yang bermunculan
  2. Mendapat pengaruh dari ideologi asing, yang mungkin tidak sesuai dengan ideologi negara kita
  3. Informasi dapat diketahui dengan mudah dan cepat, sehingga negara lain dapat mengetahui kelemahan suatu negara
  4. Timbulnya fanatisme rasial, etnis, dan agama dalam forum & organisasi.
  5. Semakin meningkatnya nilai-nilai politik individu, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
  6. Adanya ancama disintegrasi bangsa dan NKRI
  7. Euforia politik dan kebebasan yang tidak terkendali, bisa menyebabkan anarkhisme, dan mengabaikan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat Indonesia.
  8. Gencarnya provokasi dan budaya demokrasi yang belum dewasa, yang dapat membuat pergolakan politik di berbagai daerah
  9. Lunturnya nilai-nilai politik berdasarkan asas kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan gotong royong.
  10. Semakin menguatnya nilai individualisme, kelompok, oposisi, diktator mayoritas dan tirani minoritas.
  11. dll
Load disqus comments

0 comments