Tak mau matikan ponsel di pesawat, pria ini langsung masuk penjara

Kitapunya.net, Tak mau matikan ponsel di pesawat, pria ini diseret ke polisi - Industri penerbangan sudah menjadi transportasi favorit bagi mereka yang punya banyak duit, karena mereka yang ingin lebih irit biasanya lebih memilih naik kereta atau naik bus. Walaupun begitu, tidak semua orang dari kalangan menengah keatas naik pesawat semua, diantara mereka ada yang naik mobil pribadi, atau naik angkutan umum.

Ketika naik pesawat tentunya ada aturan-aturan yang harus dipatuhi seperti tidak boleh menghidupkan perangkat elektronik apapun, tidak boleh membawa senjata tajam atau senjata api dan lain sebagainya. 

Namun, dengan diberlakukan aturan tersebut tidak semua orang terus mentaatinya begitu saja. Seorang pira bernama Kenthos (nama samaran) ini salah satunya, ia mencabuli pramugari di pesawat Kunming Airliner beberapa hari yang lalu. Ia mencabuli pramugari karena kesal karena terus menegurnya karena mengaktifkan telepon.

Tak mau matikan ponsel di pesawat, pria ini langsung masuk penjara
Tak mau matikan ponsel di pesawat, pria ini langsung masuk penjara

Ia menolak untuk mematikan teleponnya, tetapi karena demi alasan keamanan dan kepentingan bersama pramugari tersebut terus mendesak kepada Kenthos yang terus membangkang.

Kenthos semakin marah ketika ada pramugari yang membangunkannya ketika membagi makanan. Seketika itu juga kenthos marah, dan malah menumpahkan minuman. Akhirnya celananya kenthos pun basah terkena minuman, dan kenthos pun meminta pramugari membersihkan tempat duduknya dan mengganti celananya.

Sungguh bejat aksi kenthos ini, akhirnya sang pramugari melaporkannya kepolisi atas tindakan kenthos kepadanya. Dan kenthospun langsung diseret ke penjara setibanya di Kunming. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ia dipenjara selama 5 hari.


Pesan : Taati peraturan yang berlaku, bila ingin selamat sampai tujuan. Jangan seperti kenthos yang bersifat arogan, apalagi membahayakan keselamatan penumpang lainnya.
Load disqus comments

0 comments