Pria ini babak belur dihajar massa, karena beli ponsel, kok bisa?

Pria ini babak belur dihajar warga, setelah beli ponsel, kok bisa? -  Sebenarnya sah-sah saja beli handphone di toko handhone atau di mall. Namun berbeda seperti yang terjadi pada pria asal bogor ini. Ia dikroyok warga setelah beli handphone, ngomong-ngomong kenapa ya kok bisa dikroyok?

Ia di hajar warga setelah membeli handphone dengan uang palsu (upal). Pria berinisial YD (45 Tahun) ini mencoba membeli handphone di Bogor Trade Mall (BTM), Jalan djuanda, Kota Bogor, Jawa Barat, dengan menggunakan uang palsu.

YD ketahuan karena dipergoki oleh salah satu pemilik toko didekat gerai tersebut yang sebelumnya juga sudah ditipu oleh YD. Tetapi waktu itu metode yang dilakukan berbeda.

Pemilik toko lain yang pernah tertip, Dekki mengatakan, bahwa satu tahun yang lalu kami pernah ditipu oleh YD. YD menipu kami dengan metode hipnotis, kami mengalami kerugian yang tidak sedikit, waktu itu kerugian toko kami hampir 15 juta rupiah. Delapan handphone blackbary kami dicuri oleh pelaku, kami tidak bisa melawan karena kami terkena hipnotis.

Dekki juga mengatakann kepada kami, bahwa YD tertengkap pada saat ia mau menjalankan aksi kriminalnya. YD berencana membeli handphone dalam jumlah yang banyak, kemudian ia mengeluarkan uang gepokan yang sangat banyak. Uangnya terdiri dari pecahan 100 ribu rupiah, dan juga US Dolar.

Pria ini babak belur dihajar warga, karena beli ponsel, kok bisa?
Pria ini babak belur dihajar warga, karena beli ponsel, kok bisa?

Decki mengatakan bahwa sebelumnya, teman saya curiga dengan YD yang akan membeli handphone dalam jumlah banyak. Lalu, teman saya yang merupakan calon korban YD memanggil saya. Yang mana, decki sudah hafal betul dengan wajah YD, dan sepertinya YD juga belum lupa wajah korbannya setahun lalu. 

"Ketika saya mendatangi kios calon korban, YD sudah gelisah dan mencoba kabur dengan uang yang dibawanya. Tetapi berhasil kami cegah dan langsung kami tangkap" Ujar Decki.

Namanya penipu pasti tidak mau mengaku, ia awalnya menolak untuk diperiksa. Tapi kami paksa, dan ditemukan bahwa uang yang dibawanya ternyata palsu.


Menurut keterangan decki, pelaku membawa uang palsu. Ia membawa gepokan uang 100 ribu, namun ternyata tidak semuanya 100 ribu, melainkan hanya uang pecahan 20 ribu. Begitu juga dengan uang gepokan dolar.

Tanpa pikir panjang, YD langsung diamuk massa, hingga babak belur. Dalam kondisi yang babak belur, pelaku kemudian dibawa ke Polsek Bogor Tengah bersama barang bukti yang dibawanya. Dan di proses untuk mempertanggungjawabkan perilakunya.  (sumber : kriminalitas.com)
Load disqus comments

1 comments: