Pengertian sistem pemerintahan presidensial

Pengertian sistem pemerintahan presidensial - Pada kesempatan sebelumnya, kita sudah membahas mengenai definisi sistem pemerintahan. Sistem pemerintahan adalah pembagian kekuasaan dan hubungan antara lembaga negara terutama antara eksekutif dan parlemen dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Nah, pada kesempatan kali ini kitapunya.net akan share mengenai salah satu macam sistem pemerintaha yaitu sistem pemerintahan presidensial.

Dalam sistem presidensianl, presiden dipilih oleh rakyat baik secara langsung maupun melalui badan pemilihan. Pada sistem pemerintahan tipe parlementar, yang mana presiden atau raja hanya sebagai kepala negara sedangkan kepala pemerintahannya adalah perdana menteri.

Berbeda jika pada sistem pemerintahan sistem presidensial ini, presiden adalah sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Itu artinya pada sistem presidensial para menteri bertanggung jawab kepada presiden.

Masa jabatan dari presiden diatur di dalam Undang-undang, berbeda dengan sistem pemerintahan presidensial yang mana masa jabatan seorang presiden atau raja adalah tidak terbatas (seumur hidup).
 
Badan legislatif (perwakilan) tidak memiliki kekuasaan atau kewenangan untuk menjatuhkan Presiden, hal ini dikarenalkan dukungan politiknya lemah atau karena tidak efisiennya kinerja pemerintah.

Kemudian jika terjadi suatu pertentangan atau perselisihan antara badan eksekutif dengan legislatif maka yang akan menengahinya atau memutuskannya adalah badan yudikatif.

Dalam sistem pemerintahan presidensial, badan eksekutif (presiden dan menteri-menterinya) tidak bertanggung jawab kepada dewan perwakilan atau parlemen. Masing-masing memiliki kekuasaan yang bisa dikatakan mempunyai kekuatan yang hampir sama, walaupun sebenarnya eksekutif lebih kuat daripada legislatif, antara keduanya terjadi pemisahan kekuasaan akan tetapi mereka dapat bekerja sama untuk membuat undang-undang.

Bada eksekutif mempunyai kebebasan yang agak luas terhadap badan legislatif. Hal ini mengakibatkan kekuatan dari badan eksekutif lebih besar daripada badan legislatif. Disamping itu juga para menteri dalam kabinet presidensial ditentukan oleh presiden, presiden mempunyai hak prerogatif atau hak untuk mengankat dan memberhentikan menteri-mentrinya.

Tidak ada keanggotaan yang tumpang tindih antara eksekutif dan legislatif. Masa jabatan yang tetap dalam sistem presidensial, membuat posisi Presiden relatif kuat. Presiden tidak dapat dijatuhkan karena alasan-alasan politik yang bersifat subyektif, seperti rendahnya dukungan politik terhadap Presiden saat dia menjalankan suatu kebijakan. Meski demikian tetap  saja ada mekanisme untuk melakukan kontak dengan Presiden. Bahkan presiden dapat diturunkan di tengan masa jabatannya jika melakukan pelanggaran konstitusi.

Pengertian sistem pemerintahan presidensial

Pengertian sistem pemerintahan presidensial
Pengertian sistem pemerintahan presidensial

Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian sistem pemerintahan presidensial adalah suatu pembagian kekuasaan dan hubungan antara lembaga-lembaga negara yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut. Atau dapat diartikan sebagai suatu sistem pemerintahan yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan
  2. Eksekutif cenderung lebih kuat bila dibandingkan dengan legislatif
  3. Menteri/kabinet bertanggung jawab kepada parlemen
  4. Presiden masa jabatannya terbatas dan diatur dalam Undang-undang atau konstitusi
  5. Para menteri bertanggung jawab kepada presiden
  6. Dll
Sumber : LKS Pkn SMA-SMK-MAK Kelas 12 Semester 1 dan 2
Load disqus comments

0 comments