Ciri ciri Sistem Pemerintahan Parlementer

Ciri ciri Sistem Pemerintahan Parlementer - Pada kesempatan sebelumnya kita sudah membahas mengenai ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial. Yang mana pada artikel tersebut juga saya singgung terkait sistem pemerintahan parlementer. Karena untuk memaham ciri-ciri dari kedua sistem pemerintahan diperlukan perbandingan agar lebih cepat memahami terkait hal ini. Nah, pada kesempatan kali ini kitapunya.net akan share mengenai ciri ciri sistem pemerintahan parlementer. Sudah tahu apakah itu sistem pemerintahan parlementer. Jika belum silahkan baca artikel kami yang sebelumnya, tentang : Pengertian sistem pemerintahan parlementer.

Pada sistem pemerintahan presidensial (saya singkat dengan SPPi) presiden negara tersebut bertindak sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Itu jika pada sistem pemerintahan presidensial, jika pada sistem pemerintahan parlementer seorang raja hanyalah sebagai kepala negara, sedangkan yang memegang sebagai kepala pemerintahan adalah perdana menteri.

Pada SPPi presiden mempunyai hak untuk memilih menteri-menteri dan memberhentikan para menteri jika kinerja meraka tidak memuaskan. Maka dari itu pada SPPi perdana menteri dan menteri menteri bertanggung jawab kepada presiden. Namun berbeda jika pada sistem pemerintahan parlementer, para menteri dan perdana menteri yang merupakan kepala pemerintahan tidak bertanggung jawab kepada raja, melainkan kepada parlemen. Maka dari itu, kabinet yang terdiri dari perdana menteri dan menteri-menteri dapat dijatuhkan oleh parlemen melalui mosi tidak percaya.

Pada sistem pemerintahan parlementer ini suatu negara dikepalai oleh seorang raja, yang masa jabatannya adalah seumur hidup. Dan tidak dipilih melainkan berdasarkan turun temurun.

Oke, untuk lebih jelasnya berikut ini kami sebutkan ciri-ciri sistem pemerintahan parlementer :
Ciri ciri Sistem Pemerintahan Parlementer
Ciri ciri Sistem Pemerintahan Parlementer

Ciri ciri sistem pemerintahan parlementer 

  1. Presiden atau raja berperan sebagai kepala negara saja, tidak ditambah sebagai kepala pemerintahan seperti pada sistem pemerintahan presidensial.
  2. Perdana menteri sebagai kepala pemerintahan
  3. Kabinet yang terdiri dari perdana menteri dan menteri-menteri bertanggung jawab kepada presiden.
  4. Raja bersifat simbolis
  5. Legislatif lebih kuat daripada eksekutif
  6. Masa jabatan raja seumur hidup, dan diangkat berdasarkan turun temurun
  7. Umumnya sistem multi partai 
  8. Presiden selaku kepala negara atas sara pemerintah (Perdana menteri) dapat membubarkan parlemen
  9. Pembentukan kabinet yang terdiri dari menteri dan perdana menteri dadasarkan pada kekuatan-kekuatan politik yang terdapat pada parlemen. Para anggota kabinet mungkin berasal dari parlemen dan umumnya kekuatan partai politik yang besar mempunyai peluang besar untuk mendudukkan anggotanya sebagai perdana menteri.
  10. Lama masa jabatan kabinet tidak dapat ditentukan meskipun mempunyai masa jabatan dalam waktu tertentu sewaktu-waktu dapat dijatuhkan oleh mosi tidak percaya dari parlemen.
Baca : Pengertian sistem pemerintahan presidensial
 
Demikian ciri ciri sistem pemerintahan parlementer, semoga bermanfaat. Terimakasih.

Load disqus comments

0 comments