Bayi kok dibuang, emang ngak susah buatnya?

Bayi kok dibuang, emang ngak susah buatnya? - Beberapa hari yang lalu tepatnya pada hari Minggu, 22 November 2015 warga kecamatan Jebres digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan oleh warga di dalam kardus, bayi dalam kardus ini ditemukan di depan pintu masuk Yayasan Pemeliharaan Anak dan Bayi (YPAB) Kecamatan Jebres, Solo.

Warga yang pertama kali melihatnya, awalnya curiga dengan kardus yang terletak di depan pintu YPAB. Lantas ia melihat isi kardus tersebut, dan tanpa diduga ternyata isinya adalah bayi laki laki yang terbungkus dengan kain. Selanjutnya, warga tersebut melaporkan kepada warga sekitar, perangkat desa  dan polsek setempat. Warga menduga bayi tersebut dibuang dengan sengaja oleh orangtuanya.

Polsek setempat setelah menerima laporan ditemukannya bayi, langsung mengirimkan anggotanya untuk penyelidikan dan memberikan penangan kepada bayi tersebut, dari mulai pemeriksaan kesehatan, berat badan, tinggi dan lain-lain. Sementara ibu yang tega membuang bayinya masih dalam proses penyelidikan.

Di dalam kardus tempat meletakkan bayi, juga terdapat botol susu dan selembar kertas yang sepertinya berisi pesan yang ditujukan bagi pemilik Yayasan. Isi pesan yang terdapat pada selembar kertas tersebut antara lain berisi nama bayi, dan tanggal lahirnya.

Dalam kertas tersebut bertuliskan bahwa nama bayi tersebut adalah Muhammad Fahrizal Hanif yang lahir pada tanggal 21 November 2015. Itu artinya bayi tersebut baru berumur 2 hari ketika dibuang oleh ibunya.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, diketahui bahwa bayi tersebut kekurangan nutrisi, hal ini diakarenakan tidak mendapatkan asupan ASI oleh ibunya. Sehingga kondisi bayi tersebut lemah, dan perlu dirujuk ke rumah sakit. Bayi tersebut langsung dibawah ke RUSD Dr Moewardi Solo untuk perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan data statistik, di Jakarta saja terdapat 135 kasus pembuangan bayi secara sengaja di Tahun 2014. Jumlah itu lebih banyak jika dibandingkan dengan 2013 sejumlah 104 kasus. Penyebab utamanya para ibu yang tega membuang bayi tersebut adalah karena didapat dari hubungan di luar nikah.

Sementara itu, dilain sisi banyak pasangan suami istri yang mengalami kesulitan untuk memiliki momongan (bayi). Entah itu disebabkan karena adanya penyakit atau karena sebab yang lainnya. 

Bayi kok dibuang, emang ngak susah buatnya?
Bayi kok dibuang, emang ngak susah buatnya?
Yang pasti jumlah pasangan yang mengalami sulit hamil, lebih banyak dibandingkan dengan kasus pembuangan bayi. Itu artinya, di Indonesia ini lebih banyak orang yang membutuhkan kedatanngan momongan daripada yang tidak membutuhkan (yang membuangnya).

Sungguh tragis memang, banyak kasus pembuangan bayi di Indonesia ini. Sementara banyak pasangan yang merindukan dan menunggu nunggu kedatangan si buah hati. Berdasarkan data yang sudah saya sebutkan diatas tadi, bahwa kasus pembuangan bayi tersebut penyebab utamanya adalah karena bayi yang dilahirkan merupakan bayi hasil hubungan gelap atau di luar nikah.

Sementara itu banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya hamil di luar nikah, seperti rendahnya moral, lemahnya iman, kurangnya pengawasan dari orangtua, pendidikan rendah, pergaulan yang salah dan lain sebagainya.

So, mari kita jaga diri kita pribadi, jangan sampai terjebak dalam kemaksiatan yang pada akhirnya juga akan melahirkan kemaksiatan-kemaksiatan yang lainnya. Jaga diri, dan jaga orang yang berada di samping kita. Jangan sampai kita, dan orang yang kita sayangi menjadi salah satu pihak yang turut menyumbang kasus pembuangan bayi di Indonesia.

Kalau bertindak harus berani bertanggung jawab, begitulah kira-kira kata-kata yang pas untuk kasus ini. Lebih baik lagi bila kita tidak berbuat sesuatu yang salah, kuncinya adalah perkuat iman dan taqwa maka Allah swt yang akan menuntun kita ke jalan yang benar.

Sebelum terlambat, jangan lakukan itu. Sebelum nasi menjadi bubur, maka makanlah sepuasnya, sebelum hidupmu hancur, maka perkuat iman dan taqwa.

Kalau iman kita sudah kuat, dan taqwa kita kepada Allah swt sudah mantab, kita pasti akan dijauhkan oleh Allah swt dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik dan Allah yang akan menuntun dan menjaga kita di jalan yang lurus. Ingat bahwa Allah sangat mencintai hambanya yang beriman dan bertaqwa.

Jangan jadikan bayi seperti sampah, yang dibuang begitu saja. Bayi adalah titipan yang harus kita jaga dan kita rawat, bukan untuk di sia-siakan atau dibuang seperti sampah. 
Load disqus comments

0 comments