Konsumsi Protein Jangan Berlebihan, Ini Dampak Buruknya

Konsumsi Protein Jangan Berlebihan, Ini Dampak Buruknya - Protein memang diperlukan oleh manusia sebagai zat pembangun tubuh, namun demikian protein juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama apabila dikonsumsi secara berlebihan. Protein biasa digunakan oleh orang yang ingin membentuk otot, sehingga biasanya mereka mengkonsumsi protein dalam jumlah yang banyak. Sumber protein antara lain telur, kedelai, ikan, daging dan lain sebagainya.

Umumnya orang yang mengkonsumsi protein berlebihan adalah orang yang sedang membentuk otot, mereka biasanya mengkonsumsi beberapa butir telur ayam dan beberapa kilogram daging, ada juga yang menambah asupan protein dengan meminum minuman yang dipercaya dapat membantu pembentukan otot, seperti L-MEN.

Protein mempercepat proses pembentukan otot. Tetapi yang perlu diingat adalah, jangan mengkonsumsi protein secara berlebihan. Bila ingin mengkonsumsi protein dengan tujuan membentuk otot, usahakan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau teman anda yang mengerti tentang hal ini.

Sebenarnya tidak hanya protein saja yang berbahaya apabila dikonsumsi berlebihan, nutrisi yang lainnya pun juga demikian. Yang paling baik adalah tidak berlebihan namun tetap mencukupi gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Lalu apa sajakah dampak buruk apabila mengkonsumsi protein secara berlbihan, berikut ini kami jelaskan satu persatu :

Makanan Kaya Protein
Makanan Kaya Protein

4 Dampak Buruk Konsumsi Protein Berlebihan

1. Napas bau 
Bila anda terlalu banyak mengkonsumsi protein dan hanya sedikit konsumsi karbohidrat maka nafas anda akan sedikit bau. Hal ini dikarenakan tubuh kita akan memasuki keadaan yang bernama ketosis yang mana lemak yang terdapat pada tubuh kita akan dirubah / dibakar menjadi sumber energi.

Ketika tubuh kita sedang membakar lemak dan merubahnya menjadi energi, terdapat senyawa yang bernama ketone yang menghasilkan bau yang tidak sedap. Bau ini bisa sampai keluar melalui mulut, sehingga nafas anda akan bau.


2. Suasana hati galau 
Apabila kita mengkonsumsi protein secara berlebihan maka akan membuat suasana hati menjadi galau, walaupun ini tidak terjadi pada semua orang. Namun, ini dapat dijelaskan secara medis. Dengan berkurangnya konsumsi karbohidrat dan meningkatnya konsumsi protein akan membuat otak kekurangan karbohidrat, otak kita membutuhkan karbohidrat untuk membuat hormon yang mengatur suasana hati, hormon ini bernama serotonin. 


Ketika otak kekurangan karbohidrat maka produksi hormon serotonim juga akan berkurang, sehingga akan menyebabkan kita menjadi lebih sulit mengontrol hati/emosi. Hasil tersebut adalah berdasarkan hasil studi di negara Australia yang menyatakan bahwa kelompok yang diet rendah gula (karbohidrat sedikit) mereka mudah marah apabila dibandingkan dengan kelompok diet yang lainnya, meskipun sama-sama turun berat badannya.

3. Merusak ginjal
Bila anda mengkonsumsi protein secara berlebihan, maka anda akan berisiko memiliki ginjal yang rusak, hal ini dikarenakan pada saat tubuh kita mencerna makanan yang mengandung protein akan menghasilkan produksi limbah sampingan nitrogen, limbah ini kemudian akan disaring oleh kedua ginjal yang kita miliki. Jumlah limbah sampingan nitrogen ini tergantung seberapa banyak protein yang dicerna oleh tubuh, bila tubuh kita hanya mencerna protein dalam jumlah normal, maka itu tidak masalah. Karena limbah nitrogen ini akan dikeluarkan bersama urine.

Tetapi sebaliknya bila konsumsi protein berlebihan, maka limbah nitrogen tersebut juga semakin banyak, sehingga ginjal kita akan bekerja lebih berat dalam menyaring nitrogen yang dihasilkan tersebut. Bila dilakukan terus menerus atau seseorang mengkonsumsi protein dalam jumlah besar setiap harinya, ginjal akan berpotensi mengalami kerusakan.

4. Bertambah berat
Diet dengan tidak mengurangi konsumsi karbohidrat dan meningkatkan konsumsi protein, awalnya dipercaya dapat mengurangi berat badan. Tapi itu hanya berlangsu sementara, jika konsumsi makanan yang kaya akan protein tersebut, dan dibarengi dengan memakan makan yang lain maka berat badan anda malah meningkat. Hal ini berdasarkan hasil studi jangka panjang, yang melibatkan 7000 orang dewasa. Hasil studi tersebut menyatakan bahwa orang yang mengkonsumsi protein dalam jumlah yang banyak mempunyai risiko lebih tinggi mengalami obesitas.

So, jangan konsumsi protein secara berlebihan ya, agar anda tetap sehat dan fit. Tapi jangan juga tidak mengkonsumsi protein sama sekali, karena tubuh kita juga memerlukan zat yang satu ini. Saran saya konsumsilah protein dalam jumlah yang normal, sesuai dengan kebutuhan anda.
Load disqus comments

0 comments