Pengertian dan Contoh Nilai Dasar, Instrumental, Praxis

Pengertian dan Contoh Nilai Dasar, Instrumental, Praxis - Melanjutkan postingan sebelumnya yang berjudul tentang Perwujudan pancasila sebagai ideologi terbuka. Kitapunya.net akan sharing lain sedikit materi tentang pengertian nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praxis. Pancasila sebagai ideologi terbuka yang mempunyai dimensi fleksibilitas atau kelenturan, hal ini karena di dalam Pancasila tersebut terkandung beberapa nilai. Nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila setidaknya ada 3, yaitu nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praxis. Apa pengertian dari ketiga nilai tersebut, berikut ini kami jelaskan secara singkat.

Pengertian Nilai Dasar

Definisi dari nilai dasar adalah nilai-nilai dasar yang mempunyai sifat tetap (tidak berubah), nilai-nilai ini terdapat dalam Pembukaan UUD 194. Nilai-nilai dasar Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial) kemudian dijabarkan menjadi nilai-nilai instrumental dan nilai praxis yang lebih bersifat fleksibel dalam bentuk aturan atau norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bemasyarakat, berbangsa dan bernegara.

SELENGKAPNYA tentang NILAI DASAR baca disini : Nilai nilai Dasar dari Pancasila

Pengertian nilai instrumental

Definisi dari nilai instrumental adalah penjabaran lebih lanjut dari nilai dasar secara lebih kreatif dan dinamis dalam bentuk UUD 1945 dan peraturan Perundang-undangan lainnya, dalam Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan Negara menurut UU No. 10 Tahun 2004. Nilai instrumental ini dapat berubah atau diubah.

Pengertian nilai praxis

Definisi dari Nilai Praxis adalah nilai yang sesungguhnya dilaksanakan dalam kehidupan nyata sehari-hari baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai praxis juga dapat berubah/diubah.

Pengertian dan Contoh Nilai Dasar, Instrumental, Praxis
Pengertian dan Contoh Nilai Dasar, Instrumental, Praxis

Contoh nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praxis.

Berikut ini kami berikan contoh nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praxis. Contohnya nilai dasar kerakyatan atau demokasri (nilai dasar dalam Pancasila sila ke-empat) tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presidn tahun 2004 dapat dilihat dalam tabel berikut ini :



Nilai Dasar
Nilai Instrumental
Nilai Praxis
Sila ke-empat : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan (demokrasi)
UUD 1945 hasil Amandemen
·         Pasal 6
·         Pasal 6 ayat (1)
·         Pasal 6 ayat (2)
·         UU No. 12 Tahun 2003
·         UU No. 23 Tahun 2003
·         UU No. 31 Tahun 2003
Menggunakan hak pilih dalam pemilu Presiden dan Wakil Presiden


Dari tabel diatas dapat dipahami apapun aturan sebagai nilai instrumental dan bagaimanapun cara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dapat diubah, disempurnakan dan disesuaikan dengan tuntutan kemajuan zaman, tetapi tidak boleh menghilangkan esensei (inti) dari nilai dasar sila yang ke-empat dalam Pancasila yaitu nilai kerakyatan atau nilai demokrasi.

Sementara itu pada nilai praxis kita dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya dengan memperhatikan nilai instrumental dan nilai dasar.
Load disqus comments

0 comments