Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan - Sebelumnya kitapunya.net sudah membahas mengenai makna pancasila sebagai sumber nilai, yang mana maksudnya adalah semua tatanan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan tolok ukur tentang baik burk perbuatan dan tingkah laku rakyat atau warga negara Republik Indonesia. Setelah memahami tersebut maka selanjutnya akan kami rangkum sedikit tentang pancasila sebagai paradigma pembangunan. Sebelumnya sudah tahukah apa definisi dari paradigma pembangunan? Apabila belum mengetahuinya, perhatikan ulasan berikut ini.

Pengertian Paradigma Pembangunan

Pengertian paradigma
Paradigma atau dalam bahasa Inggris "paradigm" ini mempunyai arti model pola atau contoh. Sementara itu pengertian paradigma pembangunan berdasarkan pada kamus umum bahasa indonesia paradigma adalah seperangkat unsur bahasa yang sebagiannya mempunyai sifat konstan (tetap) dan sebagiannya lagi mempunyai sifat berubah-ubah. Paradigma dapat diartikan sebagai suatu gagasan sistem pemikira atau kerangka berpikir. Untuk lebih memahami tentang definisi dari paradigma pembangunan, berikut ini adalah definisi paradigma pembangunan menurut para ahli.

Definisi paradigma menurut para ahli
a. Menurut Thomas S. Kuhn
Thomas S. Kuhn mempunyai pendapat tentang pengertian paradigma yaitu asumsi-asumsi teoritis (suatu sumber nilai), yang merupakan sumber hukum, metode, tata cara penerapan yang ada pada ilmu pengetahuan sehingga hal tersebut sangat menentukan sifat, ciri dan karakter ilmu pengetahuan tersebut.

b. Menurut Drs. Kaelan MS. 
Menurutnya paradigman berkembang menjadi terminologi yang mempunyai arti konotasi pengertian sumber nilai, kerangka berpikir, orientasi dasar, asas, sumber, serta arah dan tujuan dari suatu perkembangan, perubahan serta proses di dalam suatu bidang tertentu termasuk dalam bidang pembangunan, reformasi, maupun dalam pendidikan.

Setelah mengetahui pengertian paradigma kini selanjutnya kita membahas tentang definisi dari pembangunan.

Pengertian pembangunan
Pembangunan dalam bahasa Inggris adalah Development yang mempunyai arti sebagai pertumbuhan, perluasan, perkembangan, ekspansi. Pembangunan dapat diartikan sebagai suatu proses pertumbuhan, perluasan, perkembangan atau ekspansi yang berkaitan dengan keadaan yang harus dibangun supaya dicapai kemajuan di masa yang akan datang. Dapat disimplkan bahwa di dalam pembangunan adalah ada proses perubahan yang terus menerus diupayakan untuk mencapai kemajuan dan perbaikan guna mewujudkan cita-cita atau tujuan yang hendak dicapai. Pembangunan yaitu suatu upaya yang dilakukan oleh manusia untuk memerangi masalah seperti kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan untuk menuju masyarakat yang sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dari pengertian paradigma dan pengertian pembangunan di atas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa pengertian paradigma pembangunan adalah suatu model, pola yang merupakan sistem berfikir sebagai upaya mewujudkan perubahan yang direncanakan sesuai dengan cita-cita kehidupan bermasyarakat menuju hari esok yang lebih baik secara kuantitas maupun kualitasnya.

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan
Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan

Pancasila sebagai paradigma pembangunan

Pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan meliputi seluruh kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berguna untuk melaksanakan tugas mewujudkan tujuan Nasional sebagaimana yang termaktub di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-empat. Keseluruhan semangat, arah, dan gerak pembangunan dilaksanakan sebagai pengamalan semua sila Pancasila secara serasi dan sebagai kesatuan yang utuh, yang meliputi :

Pengamalan sila pertama Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu mencakup tanggung jawab bersama dari semua golongan beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa untuk secara terus menerus dan bersama-sama meletakkan landasan spiritual, moral dan etik yang kukuh bagi pembangunan nasional sebagai pengamalan pancasila.

Pengamalan sila kedua Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pengamalan sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, yaitu mencakup peningkatan martabat serta hak dan kewajiban asasi warga negara serta penghapusan penjajahan, kesengsaraaan, dan ketidakadilan di muka bumi ini.

Pengamalan sila ketiga Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pengamalan Sila Persatuan Indonesia antara lain mencakup peningkatan pembinaan bangsa di semua bidang kehidupan manusia, masyarakat, bangsa dan negara, sehingga rasa kesetiakawanan makin kuat.

Pengamalan sila keempat Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pengamalan Sila Pancasila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, yaitu mencakup upaya manik menumbuhkembangkan sistem politik demokrasi Pancasila yang mampu memelihara stabilitas nasional yang dinamis, mengembangkan kesadaran dan tanggung jawab warga negara, dalam proses pendidikan politk.

Pengamalan sila kelima Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pengamalan Sila Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia yaitu mencakup upaya untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dikaitkan dengan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam sistem ekonomi yang disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

Hakekat kedudukan Pancasila sebagai paradgima pembangunan nasional mengandung suatu konsekuensi bahwa di dalam semua aspek pembangunan, niai-nilai Pancasila harus mewarnai jiwa pembangunan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, pengawasan maupun dalam evaluasinya. Pembangunan yang dilakukan di berbagai bidang kehidupan ini adalah untuk meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Indonesia berdasarkan nilai kodrat manusia.

Pembangunan nasional sebagai upaya pembangunan yang bekesinambungan (berlanjut), berencana dan juga bertahap. Hal yang demikian dapat kita cermati pada ketetapan MPR RI No. VII/MPR/2001 tentang visi Indonesia masa depan.

Visi Indonesia Masa Depan terdiri dari tiga visi yaitu :
1. Visi ideal, yaitu cita-cita luhur sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
2. Visi Antara yaitu Visi Indonesia 2020 yang berlaku mulai tahun 2001 sampai dengan 2020 yang mulai berlaku tahun 2001 sampai dengan 2020
3. Visi lima tahunan sebagaimana termaktub dalam Garis-garis Bersar Haluan negara

Paradigma pembangunan nasional yang dilakukan oleh bangsa kita harus sesuai dengan kepribadian Indonesia dan mampu menghasilkan manusia yang maju dengan tetap berkepribadian Indonesia. Paradigma pembangunan menempatkan manusia sebagai subyek dan obyek pembangunan atau manusia sebagai pelaku, pelaksana dan tujuan pembangunan
Load disqus comments

0 comments