Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Pasar Monopolistis

Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Pasar Persaingan Monopolistis - Setelah membahas pasar monopoli dan juga pasar oligopoli, kini saatnya membahas tentang bentuk-bentuk pasar yang selanjutnya yaitu pasar persaingan mopolistis. Oke, karena sudah semakin malam, dan saya pun sudah agak mengantuk maka langsung saja kita ke pembahasan utama, he he. 

Pengertian pasar persaingan mopolistis

Struktur pasar mopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun dimana konsumen produk tersebut berbeda-benda antara produsen yang satu dengan yang lainnya. Contoh produknya adalah, makanan ringan, nasi goreng, pensil, buku, alat tulis dan lain sebagainya.

Ciri-ciri pasar persaingan monopolistis

  • Untuk unggul/sukses dalam pasar ini diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
  • Ciri pasar persaingan monopolistis yang selanjutnya adalah mirip dengan pasar persaingan sempurna.
  • Ciri pasar persaingan monopolistis yang ketiga adalah brand yang menjadi ciri khas produk yang berbeda-beda
  • Produsen atau penjual hanya mempunyai sedikit kekuatan untuk menentukan harga barang/produk yang dijual
  • Ciri pasar persaingan monopolistis yang kelima adalah mudah untuk masuk dan keluar pasar
Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Pasar Monopolistis
Pengertian, Contoh dan Ciri-ciri Pasar Monopolistis

Contoh pasar persaingan monopolistis

Pernahkah anda minum air minum kemasan atau air mineral? Brand atau merek apakah yang anda minum? Apakah aqua, aquaria, vit, ade atau yang lainnya. Sebagaimana kita ketahui produsen air minum dalam kemasan atau produsen air minum isi ulang sekarang ini boleh dikatakan jumlahnya sangat banyak, dimasing-masing daerah ada produk air minum dalam kemasan baik menggunakan merek-merek loka ataupun yang menggunakan merek merek berskala lebih luas ataupun depot-depot pengisian ulang.

Siapa konsumen air minum dalam kemasa? Kita ketahui bahwa sangat banyak orang/masyarakat yang mengkonsumsi air minum dalam kemasan/air mineral, tidak saja ketika dalam perjalanan, bahkan di rumah pun untuk minum sehari-hari orang sudah menggunakan AMDK yang tersedia dalam galon besar.

Dari berbagai produk di atas, samakah harganya atau kualitasnya? Kalau anda amati mungkin anda akan menemukan ada yang berharga sangat murah seperti air mineral isi ulang, tetapi ada juga yang berharga mahal.

Kalau kita amati sebenarnya produk air mineral boleh dikatakan homogen, tetapi karena adanya berbagai merek dan cara promosi yang berbeda-beda maka dalam versi konsumen produk air mineral menjadi dapat dibedakan (dalam hal merek, imej ataupun kualitas).

Akibatnya walapun air mineral jumahnya cukup banyak, berarti mengandung unsur persaingan, tetapi karena produknya bisa dibedakan (mengandung unsur monopoli) maka ada diantara produsen yang bisa mempengaruhi harga. Jadi produsen air mineral dapat dikatakan sebagai contoh pasar persaingan monopolistik.
Load disqus comments

0 comments