Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Pasar Monopoli

Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Pasar Monopoli - Masih melanjutkan postingan sebelumnya tentang bentuk-bentuk pasar, sebelum artikel ini ada postingan yang berjudul pengertian, contoh dan ciri-ciri pasar persaingan sempurna. Nah, lawan dari pasar persaingan sempurna adalah pasar persaingan tidak sempurna. Pasar persaingan tidak sempurna terdiri dari beberapa jenis pasar, yaitu yang pertama adalah pasar monopoli, yang kedua adalah pasar oligopoli dan terkhair adalah pasar persaingan monopolistik.

Untuk kesempatan kali ini saya membahas pasar monopoli terlebih dahulu, setelah itu baru pasar-pasar yang lainnya. Oke, langsung saja berikut ini pengertian, ciri-ciri dan contoh pasar monopoli.

Pengertian pasar monopoli

Definisi dari pasar monopoli adalah suatu pasar yang didalamnya terdapat satu produsen atau penjual tetapi banyak pembelinya. Contohnya seperti pertamina, perusahaan listik negara (pln), perusahaan kereta api dan lain sebagainya.

Ciri-ciri pasar monopoli

  • Ciri pasar monopoli yang pertama adalah hanya terdapat satu penjual atau satu produsen
  • Pada pasar monopoli harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan.
  • Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak.
  • Pada pasar monopoli hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
  • Pada pasar monopoli tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses
Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Pasar Monopoli
Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh Pasar Monopoli

Contoh pasar monopoli

Seperti pada pasar persaingan sempurna maka pada pasar monopili jugs sulit ditemukan sebuah perusahan yang benar-benar seratus persen bersifat monopoli. Yang bisa kita temui hanyalah perusahaan-perusahaan yang hampir mendekati monopoli. Beberapa produk (barang atau jasa) yang pasarnya dapat dikatakan mendekati monopili, antara lain : Telkom, PLN, PT KAI, Pertamina, PDAM.

Namun perlu kita ketahui bersama bahwa perusahaan-perusahaan yang saya sebutkan di atas dapat dikatakan sebagai perusahaan monopil disebabkan karena adanya regulasi atau undang-undang yang diberikan pemerintah. Bentuk monopoli lain, yaitu hak paten yang merupakan bentuk khusus dan monopoli undang-undang untuk memasuki suatu industri. Hak paten ini diberikan oleh pemerintah dengan tujuan untuk merangsang adanya penemuan-penemuan baru terutama bagi perusahaan kecil dan individu.

Contoh lain misalnya, perusahaan marmer yang berada di daerah Tulungagung atau perusahaan intan yang berada di daerah Martapura juga dapat dikatakan sebagai monopili tetapi monopoli dalam kasus ini terjadi secara alamiah dikarenakan penguanaan bahan baku. Bahan baku yang khas yang tidak dapat digantikan dengan bahan baku di daerah lain menjadikan suatu produk menjadi suatu monopoli dari daerah tertentu.
Load disqus comments

0 comments