Hubungan Jumlah Barang dengan Nilai Guna Suatu Barang

Kita Punya - Hubungan Jumlah Barang dengan Nilai Guna Suatu Barang - Pada kesempatan yang sebelumnya, kita punya share artikel yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi, yaitu konsumsi. Seperti pengertian konsumsi, tujuan konsumsi, dan juga faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi. Yang selanjutnya akan saya jelaskan tentang hubungan antara jumlah dan nilai guna suatu barang.

Jumlah barang yang dimiliki seseorang akan sangat berpengaruh terhadap kepuasan yang diperoleh terhadap konsumsi barang tersebut. Sebagai siswa SMP Udin hanya memiliki satu buah tas sekolah, sehingga setiap hari ia hanya menggunakan tas tersebut unuk pergi ke sekolah. 

Beda cerita dengan Jarwo yang mempunya 3 buah tas sekolah. Jarwo selalu menggunakan ketiga tas tersebut ke sekolah, dan gantian dari satu tas ke tas yang lain setiap harinya. Dari kedua siswa tersebut, dapat kita ambil kesimpulan bahwa tas sekolah milik Udin memiliki nilai guna yang tinggi karena digunakan setiap hari, sedangkat tas-tas yang dimiliki oleh Jarwo hanya digunakan masing-masing 3 hari sekali. 

Kemudian, apabila terjadi kerusakan pada tas milik Udin, maka udin harus memperbaikinya atau membeli tas sekolah yang baru, berbeda halnya dengan Jarwo yang apabila salah satu tasnya rusak maka ia bisa menggunakan kedua tas yang lain yang masih dalam kondisi yang bagus.

Jadi, tingkat kegunaan atau kepuasan suatu barang yang digunakan sangat tergantung dari jumlah barang yang dimiliki.

Tentunya kebutuhan seorang siswa, tidak hanya tas saja. Kebutuhan siswa sangat beragam seperti sepatu, seragam olah raga, alat tulis, buku dan lain sebagainya. Bagaimana kepuasan yang akan didapat terhadap konsumsi yang bermacam-macam tersebut? Sebelumnya coba kalian perhatikan tingkat kepuasan Udin dan Jarwo terhadap tas sekolah yang telah kita bahas di atas. Kemudian perhatikan pula Hukum Gossen 1 berikut ini :

Jika seseorang mengkonsumsi satu macam barang secara terus menerus mula-mula akan memberikan kepuasan yang semakin bertambah sampai titik tertentu, bila ditambah lagi kepuasan tersebut akan menurun hingga sampai titik nol bahkan dibawah titik nol

Dari hukum Gossen 1 dapat dijelaskan bahwa kepuasan yang akan diperoleh Jarwo akan lebih rendah daripada Udin, karena Jarwo menggunakan 3 tas sedangkan udin hanya satu tas. Bahkan kepuasan Jarwo akan berkurang apabila ia membeli tas lagi hingga jumlah tas sekolahnya bertambah menjadi 4, 5, 6 dan seterusnya.

Hubungan Jumlah Barang dengan Nilai Guna Suatu Barang
Hubungan Jumlah Barang dengan Nilai Guna Suatu Barang

Dalam kenyataannya, seorang siswa tidak hanya mengkonsumsi satu macam barang saja yaitu tas saja, namun bermacam-macam barang yang akan dikonsumsi seperti yang telah kami sebutkan di atas. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa kebutuhan manusia itu tak terbatas. Kebutuhan manusia bermacam-macam, jika kebutuhan yang satu terpenuhi maka akan muncul kebutuhan yang lain. Maka muncul hukum Gossen 2 sebagai berikut :

Manusia berusaha memenuhi bermacam-macam kebutuhan sampai tingkat intensitas yang sama

Hukum Gossen 1 menjelaskan kebutuhan manusia yang sifatnya vertikal terhadap satu macam barang, sedangkan Hukum Gossen 2 menjelaskan kebutuhan manusia yang sifatnya horisontal terhadap beberapa macam barang.
Load disqus comments

0 comments