Faktor-faktor dan Unsur-unsur Pembentukan Kepribadian

Faktor-faktor dan Unsur-unsur Pembentukan Kepribadian - Tak terasa ini adalah artikel kelima yang saya terbitkan di blog ini pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2015. Nah, meneruskan postingan sebelumnya yang berjudul tahap-tahap sosialisasi, maka sub bab yang selanjutnya adalah tentang pembentukan kepribadian. Dari mulai pengertian kepribadian sampai dengan faktor dan unsur pembentukan kepribadian. 

Sosialisasi memiliki salah satu tujuan yang sangat penting, yaitu untuk membentuk kepribadian seseorang. Dengan sosialisasi kepribadian seseorang dapat terbentuk, pengertian dari kepribadian adalah ciri-ciri watak seseorang individu yang konsisten yang memiliki identitas khusus sebagai individu. Ciri khas tersebut tentunya akan berbeda satu sama lain. 

1. Faktor-faktor pembentukan kepribadian

Berikut ini 3 faktor yang membentuk kepribadian seseorang, yaitu faktor keturunan, faktor lingkungan dan juga faktor budaya. Ini penjelasan singkatnya :

a. Faktor keturunan
Faktor pertama yang membentuk kepribadian seseorang adalah faktor keturunan, ini disebabkan karena warisan dari orang tua adalah pembentuk kepribadian yang pertama pada diri seseorang. Akan tetapi kepribadian ini juga dapat berubah sesuai dengan perkembangan di lingkungan masyarakat tersebut.

b. Faktor lingkungan
Faktor pembentuk kepribadian seseorang setelah faktor keturunan adalah faktor lingkungan. Di mana lingkungan merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi atau merubah kepribadian seseorang, seseorang yang berada di lingkungan yang baik pasti ia akan cenderung berbuat baik, bila dibandingkan dengan seseorang yang berada di lingkungan yang buruk. Misal saja, ada seseorang yang berada di lingkungan yang banyak orang mabuk, maka bisa-bisa seseorang tersebut ikut-ikutan untuk mabuk.

c. Faktor budaya
Setelah faktor lingkungan, faktor yang membentuk kepribadian seseorang yang ketiga adalah faktor budaya. Di mana budaya ini merupakan salah satu yang menjadi pembentuk kepribadian, budaya ada juga yang mengartikan dengan suatu kebiasaan. Misalkan saja, budaya yang berkembang di suatu daerah tertentu adalah budaya yang islami, maka apabila ada seseorang yang merupakan pendatang baru tinggal di sana. Maka orang baru yang juga beragama Islam tersebut akan beradaptasi dan mengikuti apa yang telah menjadi budaya di daerah tersebut. Otomatis, ia akan menjadi pribadi yang lebih islami.

Faktor-faktor dan Unsur-unsur Pembentukan Kepribadian
Faktor-faktor dan Unsur-unsur Pembentukan Kepribadian

2. Unsur-unsur pembentukan kepribadian

Berikut ini 3 unsur yang membentuk kepribadian seseorang, di mulai dari pengetahuan, perasaan dan yang terakhir adalah tipologi kepribadian. 

a. Pengetahuan
Unsur pertama yang membentuk kepribadian seseorang adalah pengetahuan, pengetahuan merupakan suatu unsur yang mengisi akal dan alam jiwa pada seseorang yang masih sehat (tidak mengalami gangguan jiwa/stress), dan secara nyata yang terkandung di dalam otak manusia. 

b. Perasaan
Unsur yang kedua setelah pengetahuan adalah perasaan. Pengertian dari perasaan adalah suatu keadaan yang berada dalam kesadaran manusia, karena pengaruh pengetahuannya yang kemudian dinilai sebagai keadaan yang positif atau sebaliknya sebagai keadaan yang negatif.
Adapun motif atau dorongan naluri, antara lain, dorongan untuk bertahan hidup, dorongan untuk berbakti, rasa, simpati, cemburu dan lain sebagainya.

c. Tipologi kepribadian
Tipologi atau tipe dari kerpibadian seseorang dapat dibagi menjadi enam macam, dan daeri ke-enam macam tersebut semuanya mempunyai karakter, ciri dan kedudukan yang berbeda satu sama lain. Dan berikut ini ke-enam tipologi kepribadian beserta penjelasannya :
  • Realistis : Tipologi kepribadian yang pertama adalah realistis, pengertiannya yaitu seseorang yang menyenangi kegiatan fisik yang menuntut keterampilan, kekuatan dan koordinasi. Sebagai contoh orang yang termasuk tipe realistis adalah olahragawan.
  • Investigatif : Tipologi kepribadian yang kedua adalah investigatif yang mana tipe ini dimiliki oleh seseorang yang menyukai suatu kegiatan yang mencakup pemikiran, pengorganisasian, dan pemahaman. Contohnya adalah programmer komputer.
  • Sosial : Tipologi kepribadian yang ketiga adalah sosial. Tipe ini dimiliki oleh seseorang yang menyukai kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat banyak, contohnya membatu korban gempa menjadi relawan, LSM dan lain sebagainya.
  • Konvensional : Tipologi kepribadian yang ke-empat adalah konvensional. Seseorang yang memilik kepribadian konvensional biasanya menyukai kegiatan yang diatur dengan peraturan yang jelas. Sebagai contoh adalah polisi, hakim dll.
  • Enterfising : Tipologi kepribadian yang kelima adalah enterfising yang mana kepribadian tipe ini biasanya dimiliki oleh seseorang yang menyukai kegiatan yang dapat mempengaruhi orang lain. Contoh, adalah seorang pemimipin, pembuat iklan di media sosial atau media massa.
  • Artistik : Tipologi kepribadian seseorang yang ke-enam adalah artistik. Tipologi ini terdapat pada seseorang yang menyukai kegiatan dalam waktu yang sama, dan merupakan seseorang yang ekspresif, kreatif. Karakternya imajinatif, tidak teratur, idealis, emosional dan tidak praktis. Contohnya adalah para seniman, arsitektur dan lain sebagainya.
Materi IPS SMA/SMK Kelas 10 Semester 1 tentang Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian
Load disqus comments

0 comments