Tujuan Negara Menurut Para Ahli

Tujuan Dibentuknya Negara Menurut Para Ahli - Negara merupakan suatu kumpulan manusia yang menduduki suatu wilayah, yang didalamnya terdapat rakyat dan ada suatu pemerintahan yang berdaulat serta diakuai oleh negara-negara yang lain. Setiap negara pasti memiliki tujuan yang hendak dicapai, termasuk juga negara kita ini. Tujuan negara Indonesia sudah tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Namun sekarang bukan membahas tujuan negara Indonesia, melainkan tujuan negara secara umum.

Baca : Pengertian Negara Menurut Para Ahli

Tujuan Negara Menurut Para Ahli

Ketika suatu bangsa memutuskan untuk mendirikan sebuah negara, pastinya memiliki beberapa tujuan yang ingin di raih untuk menciptakan kebaikan bersama. Dan berikut ini meruapakan pendapat para tokoh mengenai tujuan dibentuknya negara.
Tujuan Negara Menurut Para Ahli
Tujuan Negara Menurut Para Ahli

1. Shang Yang
Ia adalah seorang mentri di Tiongkok, China. Tujuan negara yang dikemukakan oleh Shang Yang adalah untuk membentuk sebuah kekuasaan. Teori ini dikenal dengan istilah negara kekuasaan. Ketika membentuk sebuah kekuasaan dalam negara, harus ada perbedaan yang tajam antara negara dengan rakyat. Maka dari itu jika ingin membentuk negara yang benar-benar kuat dan berkuasa secara mutlak, rakyat harus dibuat selemah mungkin, sehingga apabbila rakyat menentang penguasa dalam negara tersebut segera dapat diatasi dengan cepat dan mudah. 

2. Nicolio Machiavelli
Nicolio Machiavelli berpendapat bahwa tujuan negara dibentuk adaah untuk mendapatkan kekuasaan dan menjalankan kekuasan itu di dalam negara tersebut. Nicolio juga menambahwak bahwa selain tujuan tersebut juga ada tujuan yang tersembunyi yaaitu untuk kepentingan kehormatan serta kebahagian suatu bangsa.

3. Dante Alleghieri
Berbeda dengan pendapat Nicolio, menurut Dante Alleghieri negara dibentuk dengan tujuan untuk menyatukan seluruh negara yang ada di dunia ini di bawah kekuasaan seorang raja yang dipercaya dapat memberikan kesempurnaan hidup kerohanian pada semua umat manusia di dunia ini. Dante berpendapat demikian dengan alasan yang sangat kuat, ia beralasan apabila jumlah raja yang berkuasa lebih dari satu maka dunia ini sulit akan damai dan aman, karena pasti akan terjadi permusuhan, peperangan antar raja yang merugikan masing-masing negara.

4. Immanuel Kant
Menurut Immanual Kant salah satu tujuan negara adalah untuk menciptakan dan mempertahankan hukum yang bisa juga diartikan untuk membentuk sebuah negara hukum. Ia berpendapat bahwa dengan negara hukum akan membuatu terjaminnya kesamaan kedudukan dalam hukum dan hak-hak warga negara terpenuhi. Dalam suatu negara hukum penguasa tidak boleh bertindak sewenang-wenang terhadap rakyatnya sendiri karena baik penguasa maupun rakyatnya harus patuh dan tunduk pada hukum yang berlaku di negara tersebut.

5. Panitia Sembilan dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
Dua bulan sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia, panitia sembilan telah berhasil menyusun rancangan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) pada tanggal 22 Juni 1945. Rancangan piagam jakarta ini kemudian oleh PPK disahkan menjadi Pembukaan UUD 1945 setelah dilakukan perubahan seperlunya. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Pembukaan UUD 1945 terdiri dari empat buah alinea, yang mana pada alinea ke-4 terdapat tujuan negara Republik Indonesia yaitu :
  • Tujuan Negara RI yang pertama adalah Meindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  • Tujuan Negara RI yang kedua adalah Memajukan kesejahteraan umum
  • Tujuan Negara RI yang ketiga adalah Mencerdaskan kehidupan bangsa
  • Tujuan Negara RI yang ke-empat adalah Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Selanjutnya oleh Prof. Muh. Yamin tujuan negara RI diatas dikelompokkan menjadi dua, yaitu tujuan nasional yaitu butir 1 - 3. Dan tujuan negara internasional yaitu butir 4.  Baca : Sifat-sifat Negara
Load disqus comments

0 comments