Pengertian Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja

Yogyakarta, Setelah pada kesempatan yang lalu share mengenai prinsip ekonomi bagi konsumen, produsen dan distributor. Pada kesempatan ini saya akan share mengenai pengertian tenaga kerja dan angkatan kerja. Oke, langsung saja berikut ini penjelasan singkatnya :

Pengertian Tenaga Kerja

Pada umumnya yang dimaksud dengan tenaga kerja adalah penduduk yang sudah mencapai umur 15 ke atas. Sedangkan menurut Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, yang dimaksud dengan tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

Bagaimana dengan anak yang belum mencapai usia 15 tahun namun sudah bekerja? Pemerintah melarang pengusaha untuk memperkejakan anak. Namun, bagi anak yang berusia 13 tahun sampai dengan 15 tahun dapat melakukan pekerjaan ringan, sepanjang tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik, mental dan sosial. Pengusaha yang memperkejakan anak pada pekerjaan ringan harus memenuhi syarat, sebagai berikut :
  1. Izin tertulis dari orang tua
  2. Perjanjian kerja antara pengusaha dengan orang tua
  3. Dilakukan pada siang hari dan tidak mengganggu waktu sekolah
  4. Waktu kerja maksimal 3 jam
  5. Keselamatan dan kesehatan kerja
  6. Adanya hubungan kerja yang jelas
  7. Menerima upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Jadi dapat dirumuskan bahwa 
Tenaga kerja = Angkatan kerja dan + bukan angkatan kerja

Pengertian angkatan kerja

Angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja yang sedang bekerja dan yang sedang mencari pekerjaan. Sedangkan penduduk yang tidak bekerja dan yang tidak mencari pekerjaan dinamakan bukan angkatan kerja.

Yang termasuk angkatan kerja dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
  1. Mereka yang punya pekerjaan namun sedang tidak bekerja
  2. Mereka yang selama seminggu sebelum pencacahan mempunyai pekerjaan
  3. Mereka yang tidak memiliki pekerjaan namun sedang mencari pekerjaan atau mengharapkan pekerjaan
Sedangkan yang termasuk bukan angkatan kerja dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
  1. Mereka yang mengurus rumah tangga
  2. Mereka yang sedang bersekolah (sedang menempuh pendidikan)
  3. Mereka yang memiliki pendapan namun tidak melakukan kegiatan ekonomi, seperti penerima pensiunan dan penderita cacat yang hidupnya tergantung orang lain.
Orang yang tergolong bukan angkatan kerja sewaktu-waktu dapat menjadi angkatan kerja bila usianya masih tergolong produksi. Contoh, anak yang telah lulus sekolah kemudia segera mencari pekerjaann. Hal ini berarti bahwa, penduduk yang tergolong bukan angkatan kerja ini dinamakan angkatan kerja potensial.
Pengertian Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja
Pengertian Tenaga Kerja dan Angkatan Kerja

Orang yang melakukan pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan atau keuntungan minimal dalam satu jam dalam satu minggu disebut bekerja. Berdasarka jumlah jam kerja maka bekerja dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
  1. Bekerja penuh : Yaitu bila memiliki jam kerja lebih dari 35 jam per minggu
  2. Setengan menganggur : Yaitu apabila mempunyai jam kerja kurang dari 35 per minggu
  3. Setengah penganggur kritis : Yaitu apabila memiliki jam kerja kurang dari 14 jam per minggu.
Jadi dapat dirumuskan bahwa :
Angkatan kerja = Bekerja + Mengaggur

Lanjutkan membaca artikel yang selanjutnya : Masalah-masalah ketenagakerjaan 
Load disqus comments

0 comments