Litosfer dan Atmosfer - Struktur Bumi

Litosfer dan Atmosfer - Struktur Bumi - Oke pada kesempatan ini saya ingin berbagi mengenai struktur bumi, yaitu litosfer dan atmosfer. Oke langsung saja kita mulai dari litosfer.

1. Litosfer


Bumi yang kita tempati selami ini tersusun atas beberapa lapisan-lapisan. Lapisan-lapisan bumi tersebut diantaranya adalah lapisan inti, lapisan mantel dan lapisan kerak. Lapisan terdalam dikenal sebagai lapisan inti. Lapisan yang berada di atasnya disebut dengan lapisan mantel. Setelah lapisan inilah, terdapat lapisan terluar bumi yang selama ini sering disebut dengan kerak bumi.

Bagian terluar dari lapisan kerak ini dapat kita lihat dengan mudah. Ada gunung, bukit, tanah landai, bibir pantai, dan lain sebagainya. Bentuk muka bumi ini biasa dinamakan dengan bentang alam. Secara umum, lapisan kerak bumi ini disebut dengan litosfer bumi. Litosfer berasal dari dua kata, lithos (batuan) dan sphere (bola). 

Berdasarkan hal inilah dapat dipahami dan disimpulkan bahwa penyusun utama dari litosfer bumi yaitu batuan. Batuan yang ada di litosfer mempunyai jenis yang berbeda-beda. Jenis batuan tersebut antara lain sebagai berikut :

a. Batuan beku
Batuan ini berasal dari pembekuan magma dari dalam bumi. Macam-macam batuan jenis ini antara lain, ada batuan beku dalam, batuan beku korok, dan batuan beku lelehan.

b. Batuan beku sedimen
Batuan beku sedimen merupakan batuan yang berasal dari hasil endapan. Macam atau jenis dari batuan beku sedimen adalah batuan breksi, batuan konglomerat, batu pasir, batu lempung serta batu gamping.

c. Batuan malihan
Batuan ini berasal dari hasil proses perubahan karena pengaruh waktu, suhu dan tekanan. Contoh batuan malihan adalah batu pualam dan sabak.

Peristiwa menarik yang terjadi di litosfer adalah pelapukan. Pengertian dari pelapukan adalah suatu peristiwa yang menyebabkan hancurnya sebuah benda karena disebabkan oleh sesuatu hal tertentu. Peristiwa ini sering terjadi pada berbagai macam batuan yang ada di bumi yang kita tempati selama ini. 

Namun, perlu diketahui bahwa peristiwa pelapukan ini tidak hanya terjadi pada batuan saja. Bangunan-bangunan buatan manusia juga akan mengalami pelapukan. Ada tiga macam pelapukan, yaitu pelapukan mekanis (fisika), pelapukan kimiawi, dan juga pelapukan organik (biologis).

a. Pelapukan mekanis
Pelapukan mekanis merupakan pelapukan yang disebabkan oleh faktor-faktor fisika. Faktor-faktor tersebut yaitu adanya perbedaan suhu yang besar dan pembekuan air di dalam celah batu. Suhu dapat menyebabkan pemuaian benda dan juga pengelupasan. Perubahan wujud dari air menjadi es dapat menyebabkan ruangan yang ditempati oleh air tersebut menjadi terasa semakin sempit 'terdesak' sehingga batuan tersebut lama-kelamaan akan menjadi lapuk. Pelapukan ini tidak mengubah susunan kimia pada benda.

b. Pelapukan kimiawi
Kita lanjut ke jenis pelapukan yang ke dua, yaitu pelapukan kimiawi. Berbeda dengan pelapukan mekanis yang  tidak merubah susunan kimia pada benda, kalau pelapukan yang satu ini kebalikan dari pelapukan mekanis yang mana pelapukan kimiawi ini mengakibatkan perubahan susunan kimia pada benda yang lapuk. Pelapukan ini bisa terjadi dapat disebabkan karena adanya reaksi kimia pada suatu benda.

c. Pelapukan organik
Setelah ada pelapukan mekanis dan kimiawi, pelapukan yang selanjutnya adalah pelapukan organik. Pelapukan organik hampir mirip seperti pada pelapukan mekanis. Keduanya memiliki perbedaan yaitu bahwa pelapukan organik terjadi karena disebabkan oleh makhluk hidup. Contoh pelapukan ini adalah pelapukan batuan yang disebabkan oleh pergerakan akar tumbuhan yang masuk ke dalamnya.

2. Atmosfer

Pengertian dari atmosfer yaitu suatu lapisan udara yang berfungsi untuk menyelimuti bumi. Udara di bumi ini terdiri atas gas, debu, dan uap air. Gas yang ada di udara terdiri dari berbagai unsur diantaranya adalah nitrogen, oksigen, argon, karbon dioksida, kripton, neon, xenon, hidrogen, helium, dan ozon. Manfaat, kegunaan atau fungsi dari atmosfir adalah sebagai berikut :

a. Atmosfer berfungsi untuk mendukung kehidupan bagi makhluk hidup yaitu untuk bernapas, pembakaran, dan fotosintesis
b. Atmosfer berfungsi untuk melindungi manusia dari sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker kulit dll.
c. Atmosfer berfungsi untuk menjaga termperatur di bumi agar selalu normal. Yaitu tidak terlalu panas saat siang hari dan tidak terlalu dingin pada malam hari.
d. Atmosfer berfungsi untuk melindungi bumi dari benda-benda langit yang mendekat ke bumi.
e. Atmosfer memiliki kegunaan yaitu untuk memungkinkan terjadinya awan yang selanjutnya menghasilkan hujan.
Litosfer dan Atmosfer - Struktur Bumi
Litosfer dan Atmosfer - Struktur Bumi

Lapisan-lapisan pada Atmosfer

1). Troposfer
Lapisan yang paling bawah atau paling dasar dari atmosfer adalah Troposfer. Troposfer merupakan lapisan yang paling penting dan berguna bagi makhluk hidup yang tinggal di bumi. Lapisan ini kira-kira memiliki ketinggian antara 0 - 15 km. Troposfer ini mengandung hampir 80 persen massa atmosfer. Suhu di permukaan bumi kurang lebih adalah 30 derajat celcius dan semakin ke atas suhunya akan semakin dingin (berkurang). Pada ketinggian 15 km suhu udara mencapai - 56 derajat celcius.

2). Stratosfer
Lapisan kedua setelah troposfer adalah stratosfer yang memiliki ketinggian dari 15 km sampai dengan 50 km. Di lapisan ini hampir tidak ada uap air dan jumlah awannya sangat sedikit. Lapisan ozon berada di lapisan ini yaitu pada ketinggian kurang lebih 25 km. Semakin tinggi, suhu lapisan ini semakin besar. Pada lapisan ozon suhunya kira-kira -50 derajat celcius, sedangkan pada lapisan paling atas suhunya -2,5 derajat celcius. Pada lapisan ini suhu bertambah tinggi karena lapisan ozonv menyerap radiasi ultraviolet.

3). Mesosfer
Lanjut ke lapisan ketiga setelah lapisan troposfer dan stratosfer yaitu lapisan mesosfer. Lapisan mesosfer ini ketinggiannya kira-kira 50 - 80 km. Lapisan yang paling atas dari lapisan yang satu ini merupakan lapisan dengan suhu paling dingin yaitu -75 derajat celcius.

4). Termosfer
Lapisan ke-empat setelah mesosfer adalah termosfer dengan ketinggian kira-kira 80 - 500 km. Lapisan ini juga disebut dengan lapisan ionosfer karena pada lapisan termosfer ini terdapat ionosfer dalam jumlah yang sangat banyak. 

Disebut ionosfer karena pada lapisan ini terjadi ionisasi partikel gas, yang membentuk suatu plasma yang mengandung ion-ion positif dan negatif. Lapisan ionosfer menyerap sinar C yang berbahaya dari matahari dan bintang. Pada lapisan termosfer yang paling bawah suhunya mencapai -87 derajat celcius dan lapisan paling atas -726 derajat celcius.

5). Eksosfer
Lapisan ke lima setelah termosfer adalah lapisan eksosfer dengan ketinggian ketinggian lebih dari 500 km. Suhu pada lapisan ini sekitar 727 derajat celcius. Lapisan ini merupakan batas atmosfer dengan ruang angkasa. Lapisan gas ini sangat tips dan penyusun utamanyya adalah hidrogen.

Kejadian yang berhubungan erat dengan cuaca dan iklim terjadi di lapisan pertama yaitu lapisan troposfer. Pengertian dari cuaca adalah suatu keadaan udara di suatu daerah yang sempit dan hanya berlangsung beberapa saat dan keadaan ini akan selalu berubah-ubah. Cuaca rata-rata yang terjadi di suatu daerah yang luas dan berlangsung lama disebut dengan iklim. Unsur-unsur yang mempengaruhi cuaca adalah suhu, tekanan, kelembapan, angin, awan dan curah hujan.
Load disqus comments

0 comments