Jenis-jenis atau Macam-macam Pengangguran

Kita Punya - Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang jenis-jenis pengangguran. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa salah satu masalah ketenagakerjaan adalah adanya orang yang tidak bekerja dan menjadi pengangguran. Pada kesempatan yang lalu juga sudah dibahas mengenai pengertian pengagguran, dan kini giliran tentang macam-macam pengangguran. 

Jenis-jenis atau macam-macam pengangguran

1. Pengangguran yang kelihatan (visible unemployment)

Jenis pengangguran yang pertama adalah pengangguran yang kelihatan. Pengangguran yang satu ini disebut juga dengan visible unemployment yang mana pengangguran semacam ini timbul karena disebabkan oleh kurangnya kesempatan kerja (atau dapat juga dikatakan karena penawaran tenaga kerja (orang yang mencari kerja) lebih besar daripada permintaan kerja (lowongan pekerjaan)).
Penggangguran kelihatan dibagi menjadi dua macam, yaitu :
  • Pengangguran kronis (chronic unemployment) yaitu salah satu jenis visible unemployment yang mana pada pengangguran jenis ini sebagian angkatan kerja sama sekali tidak bekerja.
  • Pengangguran musiman (seasonal unemployment) yaitu pengangguran yang terjadi karena musiman. Biasanya terjadi di sektor-sektor pertanian atau perkebunan. Misalnya pada saat menunggu masa panen tiba, berhenti bertani disebakan musim kemarau yang berkepanjangan.

2. Pengangguran tak kentara (invisible unemployment)

Macam pengangguran yang kedua adalah invisible unemployment atau pengangguran tak kentara. Pengangguran jenis ini biasanya terjadi di sektor-sektor pertanian, yang mana tambahan tekana kerja tidak akan berpengaruh pada hasil produksi dan tidak dapat meningkatakan hasil produksi karena tidak disertai dengan penambaan lahan pertanian.

3. Pengangguran potensial

Pengangguran ini terjadi apabila para pekerja ditarik ke sekktor lain, yang juga tidak akan mengurangi hasil produksi. Hal ini disebabkan terjadi perubahan-perubahan dalam teknik produksi, meteode produksi, dan tenaga manusia diganti dengan mesin, sehingga para pekerja di kurangi karena sudah digantikan oleh mesin. Dan pekerja yang disebabkan oleh hal semacam ini disebut pengangguran potensial.

Macam-macam pengangguran berdasarkan penyebabnya

Berdasarkan penyebabnya, pengangguran dapat dikelompokkan menjadi enam, yaitu :

1. Pengangguran struktural

Pengangguran struktural terjadi karena berubahnya struktur ekonomi yang umumnya terjadi di negara-negara berkembang. Dimana negara-negara yang sedang berkembang tersebut berusaha untuk melakukan ekspansi atau pengembangan dan pembangunan sektor industri sehingga terjadi peralihan dari agraris ke sektor industri. Masa peralihan ini menimblkan kesulitan untuk mempersiapkan tenaga kerja dari agraris ke industri, karena membutuhkan ketrampilan dan keahlian di bidang industri sehingga timbulah pengangguran.

2. Pengangguran friksional

Pengangguran friksional terjadi karena adanya kesulitan temporer dalam mempertemukan pencari kerja dengan lowongan kerja, yang disebabkan oleh :
  • Sulitnya mencari informasi lowongan pekerjaan, atau juga bisa disebabkan oleh pencari pekerja yang kurang berusaha dalam mencari lowongan pekerjaan
  • Kondisi geografis yang sulit dan tidak mendukung
  • Proses rekrutment yang panjang sehingga para pencari kerja harus menunggu dalam waktu yang lama

3. Pengangguran musiman

Pengangguran musiman ini terjadi karena disebabkan oleh terjadinya pergantian musim. Biasanya terjadi pada sektor pertanian, ekstraktif dan industri. Pada sektor pertanian terjadi pada sawah tadah hujan sehingga pada musim kemarau petani tersebut terpaksa harus mengganggur karena sawahnya tidak dapat mendapat air seperti pada saat musim hujan. Pada ekstraktif terjadi pada nelayan, di mana pengangguran terjadi pada waktu musim angin sehingga banyak nelayan yang tidak melau. Pada, industri terjadi pada industri yang bahan bakunya hanya terdapat pada musim tertentu, misal saja pabrik gula.

4. Pengangguran tekhnologi

Pengangguran tekhnologi terjadi karena banyak perusahaan yang mengganti tenaga kerja dengan robot-robot atau mesin yang lebih canggih dan cepat dalam pengerjaan. Sehingga banyak tenaga kerja yang di PHK karena sudah tidak dibutuhkan lagi, dengan digantinya manusia dengan robot maka perusahaan akan lebih irit dan efisien dalam jangkan panjang. Orang yang di PHK karena sudah digantikan oleh mesin dan menganggur disebut pengangguran tekhnologi. 

5. Pengangguran deflasioner (Deflationary Unemployment)

Pengangguran deflasioner terjadi karena lowongan pekerjaan terlalu sedikit dibandingkan dengan jumlah pencari kerja. Bisa juga dikatan dengan jumlah lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja, yang mana jumlah pencari kerja ini lebih banyak daripada lowongan pekerjaan yang tersedia. Semakin bertambahnya jumlah penduduk, maka pencari kerja akan semakin banyak sementara itu peningkatan jumlah lowongan pekerjaan tidak secepat peningkatan jumlah pencari kerja, sehingga banyak orang yang menganggur. Pengangguran jenis ini disebut dengan pengangguran deflasioner.
Jenis-jenis atau Macam-macam Pengangguran
Jenis-jenis atau Macam-macam Pengangguran

6. Pengangguran voluntary (voluntary unemployment)

Pengangguran voluntary unemployment terjadi karena faktor dari diri tenaga kerja yang memilih untuk tidak bekerja walaupun masih mempunyai kemampuan untuk bekerja. Misalnya, pada orang yang mempunyai warisan atau tabungan yang banyak sehingga tidak habis dalam 7 turunan, he he. 

Demikian macam-macam pengangguran yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat. Baca juga : Macam-macam kebutuhan manusia

Load disqus comments

0 comments