Ini Arti Vapour Lock pada Sistem Rem

Yogyakarta, 04 Maret 2015 - Vapour Lock pada Sistem Rem. Pada sistem rem hidrolis dapat kita temui gejala yang bahasa kerennya disebut dengan vapour lock, istilah ini juga sering keluar pada soal-soal ujian kejuruan teknik kendaraan ringan (tkr). Kata "vapour" berasalh dari bahasa inggris yang jika terjemahkan berarti "uap", sedangkan lock berarti "terkunci".

Rem Hidraulis
Rem Hidraulis
Dari situ dapat kita ambil kesimpulan bahwa vapour lock pada sistem rem adalah merupakan gejala timbulnya gelembung-gelembung udara (uap) di dalam sistem atau saluran-saluran minyak rem. Akibat dari adanya gelembung-gelembung udara pada sistem rem ini adalah gaya pengereman yang dihasilkan tidak maksimal, hal ini dikarenakan uap atau gelembung udara tadi dapat di tekan (di kompres) sehingga tekanan yang diberikan tidak akan sampai ke silinder roda.

Vapour lock ini bisa disebapkan oleh beberapa hal, diantaranya karena panas yang dihasilkan pada saat pengereman terlalu besar, sehingga minyak rem akan mendidih dan menghasilkan uap (gelembung udara). Selain itu juga dapat disebapkan oleh kualitas dari minyak rem yang rendah, berbicara tentang kualitas minyak rem maka tidak lepas dari tingkat didihnya, yang dapat menyebapkan vapour lock adalah tingkat didih dari minyak rem yang tidak sesuai dengan yang dianjurkan, biasanya terlalu rendah.

Minyak rem mempunyai 4 klasifikasi FMVSS (Federal Motor Vehicle Safety Standard). Kesemua ini dasarnya mengacu pada tingkat titik  didih, dan faktor lainnya. Klasifikasi tersebut yaitu DOT 3 (SAE J1703), DOT 4, DOT 5, SAE J1702. DOT singkatan dari Departement of Transportation.

Untuk cara memperbaiki gejala ini biasanya dilakukang dengan pembuangan udara atau yang biasa disebut dengan bleeding. Baca artikel : Mobil Bekas & Baru Jakarta Hari Ini Jualmobilbekas.hol.es
Load disqus comments

0 comments