6 Tipe Pelek Menurut Standard Industri Jepang

Kita Punya - 6 Tipe Pelek Menurut Standard Industri Jepang. Pada kesempatan yang lalu sudah kita bahas tentang ball joint pada sistem suspensi mobil. Untuk kali ini saya akan kembali membahas tentang pelek atau rim. Melanjutkan postingan tiga hari yang lalu tentang tipe dan bagian dari pelek mobil.
Penggunaan pelek (atau rim) yang sesuai dengan kebutuhan maka akan bermanfaat bagi kemampuan ban yang dipakai serta didapat keamanan yang lebih pada saat mengendarai. Berdasarkan pada standard industri Jepang (JIS), pelek dapat dibagi menjadi enam kategori, berikut ini nama dan singkatan dari ke-enam kategori pelek :
  • Divided Type Rim D.T.
  • Drop Center Rim D.C.
  • Wide Drop Center Rim W.D.C.
  • Semi Drop Center Rim S.D.C.
  • Flat Base Rim I.R.
1. Divide Type Rim D.T
Pelek jenis ini biasanya ditemukan pada roda-roda yang digunakan pada mobil-mobil kecil, mesin pertanian, dan kendaraan industri seperti forklift, dll. Pelek jeni D.T ini sangat pas untuk keperluan buka dan pasang ban secara mudah. Tempat kedudukan bead tidak datar, tetapi miring pada kedua sisi, menurun kearah pusat dan membentuk apa yang dinamakan “taper”. Bead yang miring mencegah penggeseran dan akan menghasilkan pegangan yang kuat dari bead dan pelek. Gambar dari pelek jeni divide type rim dapat anda lihat di bawah ini :
Gambar Divide Type Rim
Gambar Divide Type Rim
2. Drop Center Rim D.C
Jenis pelek yang kedua adalah drop center rim yang biasa disingkat dengan D.C. Pelek jenis ini banyak kite temui pada mobil-mobil berjenis sedan dan truk kecil. Pelek ini hanya terdiri dari satu bagian saja. Bentuk bagian tengah yang cekung dimaksudkan untuk memudahkan pemasangan bead. Disini juga ada “taper” untuk mencegah pergeseran diantara ban dan pelek. Kontruksi dasarnya dapat dilihat di bawah ini :
Gambar Drop Center Rim
Gambar Drop Center Rim


3. Wide Drop Center Rim W.D.C
Kontruksi pelek tipe wide drop center rim, sama dengan jenis pelek no 2. Hanya saja ini lebih lebar lagi supaya didapat kenyamanan dalam mengendarai terutama pada ban-ban yang lebar dan memiliki tekanan yang rendah. Kebanyakan ban yang lebar ini digunakan untuk mobil sedan dan truk kecil.
Gambar Wide Drop Center Rim
Gambar Wide Drop Center Rim

4. Semi Drop Center Rim S.D.C
Lanjut ke tipe pelek yang ke empat adalah Semi Drop Center Rim atau yang disingkat dengan SDC. Pelek ini banyak digunakan terutama untuk ban pada truk-truk kecil. Penggantian ban pada tipe ini akan lebih mudah karena bentuk pada bagian tengahnya yang cekung. Dengan adanya "taper" maka kontak antara ban dan pelek akan lebih besar. Yang mana akan didapat hasil yang lebih baik daripada jenis Flat Base biasa. Semi Drop Center Rim terdiri dari 3 bagian untuk memudahkan penggantian ban. Cincin yang dipasang diantara flens dan pelek induk disebut Cincin Pengunci (Lock Ring).Tetapi dewasa ini, pelek dengan 2 bagian (tanpa cincin pengunci) lebih sering digunakan, bagian yang dapat dilepas disebut Cincin Samping (Side Ring).

Gambar Semi Drop Center Rim
Gambar Semi Drop Center Rim
5. Flat Base Rim
Berbeda dengan tipe yang ke empat, tipe yang ini banyak digunakan pada truk dan bus. Pelek tipe ini dapat menahan beban berat dikarenakann memiliki struktur yang kuat dan rata. Seperti pada semi drop center rim, pelepasan dari cincin samping adalah untuk pemasangan dan pelepasan ban. Pelek jenis ini sekarang dibuat lebih lebar. Tempat kedudukan bead sebelah kiri pada gambar 8, tidak begitu jelas kelihatan tetapi ada “taper“ sedikit. Pada sisi dimana cincin samping berada, tidak ada taper. Jadi disini pasangan bead tidak begitu baik, karena itu tidak direkomendasikan pemakaian pelek jenis ini.
Gambar Flat Base Rim
Gambar Flat Base Rim
6. Interim Rim I.R
Lanjut ke kategori pelek yang ke enam yaitu Interim Rim yang disingkat dengan I.R. Interim Rim mempunyai konstruksi yang sama denga Flat Base Rim yang lebar (Wide Base Rim) dan merupakan model yang telah disempurnakan dari Flat Base Rim. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa perbandingan (ratio) yang terbaik antara lebar pelek dan ban adalah sekitar 70%. Penggunaan pelek yang lebih lebar memberikan pencegahan yang baik terhadap pembangkitan panas dalam ban, umur ban yang pendek (dibandingkan dengan pelek yang lebih tua dengan lebar kira-kira 57 % dari lebar ban).
Gambar Interim Rim
Gambar Interim Rim
Untuk lebih mudah dalam membedakan ke-enam jenis kategori pelek menurut J.I.S (Standar Industri Jepang), lihat gambar dibawah ini :
Kategori Pelek Menurut J.I.S
Kategori Pelek Menurut J.I.S
Mohon dukungannya share dan like di artikel ini : Mobil bekas & baru jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es
Load disqus comments

0 comments