Prinsip Kerja Air Conditioner (AC) pada Mobil

Pada kendaraan terdapat sistem AC (air conditioner) yang berfungsi untuk membuat temperatur udara pada suatu ruangan menjadi nyaman.. Lihat disini tentang Fungsi Sistem Air Conditioner pada Mobil

Air conditioner atau yang biasa kita sebut AC merupakan sistem yang biasa kita anggap sebagai alat untuk mendinginkan atau menyejukkan temperatur udara di dalam suatu ruangan. Air conditioner yang akan kita bicarakan ini lebih mengacu pada AC yang terdapat pada kendaraan atau mobil, dan bukan AC yang dikhusukan untuk ruangan pada kantor, rumah dan lain sebagainya. Ketika mengendarai sebuah mobil air conditioner akan kita hidupkan ketika temperatur udara panas, atau ketika hujan yang apabila tidak kita hidupkan air conditionernya, akan menyebapkan timbulnya kondensasi (embun) pada kaca yang akan mengganggu pandangan kita sewaktu mengemudi. Berikut ini merupakan prinsip kerja dari air conditioner.

Ada dua percobaan yang akan membantu untuk menjelaskan prinsip kerja dari air conditioner yaitu:

Percobaan 1 : Ketika tangan kita dibasahi dengan alkohol, maka tangan kita akan terasa dingin. Hal ini disebabkan karena adanya penguapan pada alkohol. Alkohol akan menyerap panas yang ada pada tangan kita untuk membatu proses penguapannya, karena panas pada tangan kita diserap oleh alkohol maka permukaan kulit pada tangan kita tadi akan terasa dingin
Prinsip Kerja Air Conditioner
Prinsip Kerja Air Conditioner
Pada percobaan yang kedua, air dan bensin akan lebih cepat menguap apabila tekanannya diturunkan. Demikian juga dengan tingkat titik didih air, dimana air akan lebih cepat menguap (mendidih) ditempat yang lebih tinggi (misal gunung) daripada ditempat yang lebih rendah (seperti dipantai). Dimana pada tempat yang lebih tinggi (gunung) memiliki tekanan yang lebih rendah (dibawah 1 atm) bila dibandingkan dengan diatas permukaan air laut (pantai) yang memiliki tekanan 1 atm.
Prinsip Kerja Air Conditioner
Prinsip Kerja Air Conditioner
Dari kedua percobaan diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa :
  • Penguapan akan diikuti dengan penyerapan panas
  • Penguapan akan terjadi lebih cepat apabila tekanannya diturunkan
Kita bisa membuat suatu benda menjadi lebih dingin dengan menggunakan gejala alam ini yaitu ketika cairan menguap dan menyerap panas. Misalnya suatu bejana yang memakai kran dimasukkan ke dalam kotak yang terisolasi. Cairan yang mudah menguap pada temperatur atmosfir dimasukkan ke dalam bejana tersebut. Apabila kran dibuka, cairan yang berada di dalam menyerap panas dari udara di dalam kotak, cairan berubah menjadi gas dan bergerak ke luar. Dalam kondisi seperti ini temperatur udara di dalam kotak lebih dingin dari pada sebelum kran dibuka, hal ini dikarenakan panas pada kotak diserap oleh cairan yang menguap tadi..
Prinsip Kerja Air Conditioner
Prinsip Kerja Air Conditioner

Maka dari itu dengan cara inilah kita dapat mendinginkan suatu benda. Tetapi pada contoh di atas hanya berlaku sesaat selama cairan yang akan menguap masih tersedia di dalam bejana. Bila cairan sudah habis maka proses pendinginan pun tidak terjadi lagi. Untuk itu diperlukan efek pendingin yang menggunakan metode dimana gas dikembalikan menjadi cairan dan selanjutnya kembali menguap menjadi gas. Inilah  prinsip dasar daripada sistem AC yang ada pada mobil/kendaraan.

Pada sistem air conditioner menggunakan suatu zat pendingin (biasa disebut refrigerant) yang akan menguap dan menyerap panas, dimana untuk mempercepat proses penguapan tekanan dari zat pendingin tersebut harus diturunkan. Sehingga pada ac terdapat komponen yang digunakan untuk menurunkan tekanan refrigerant, yaitu expansion valve atau katup expansi. Refrigerant tidak dapat bersirkulasi dengan sendirinya, sehingga perlu disirkulasikan oleh komponen yang disebut kompresor. Untuk lebih jelasnya lagi tunggu postingan berikutnya!!
Load disqus comments

0 comments