Mengenal Komponen-komponen Rem Cakram

Rem cakram atau rem piringan pada dasarnya terdiri dari beberapa komponen seperti cakram (brake disc rotor) yang berputar bersamaan dengan roda, pad (kampas rem) yang berfungsi sebagai bahan gesek dan caliper yang didalamnya terdapat piston yang akan mendorong pad agar menjepit cakram sehingga dihaslikan daya pengereman. Berbeda dengan rem tromol, rem cakram ini kontruksinya lebih sederhana dan lebih mudah dalam perawatannya.

Baca lebih dahulu : Komponen-komponen Rem Tromol

Rem cakram atau rem piringan mempunyai 3 komponen utama, yaitu :
1. Piringan
Piringan/Cakram (disc rotor) biasanya terbuat dari besi tuang, ada beberapa bentuk dari disc rotor ini yaitu tipe solid (padat), dan tipe berlubang-lubang (ventilasi) serta tipe solid dengan tambahan tromol.  Tipe ventilasi terdiri dari pasangan piringan yang berlubang yang berfungsi agar pendinginan pada rem cakram dapat maximal, untuk mencegah fading dan menjamin umur pad lebih panjang dan tahan lama.

Tipe Piringan (Cakram)
Tipe Piringan (Cakram)

2. Pad Rem
Pad (disc pad) atau orang bengkel orang bengkel biasa menyebutnya kampas rem merupakan komponen pada rem cakram yang berfungsi bersama sama dengan piringan (cakram) dan saling bergesekan untuk menghasilkan daya pengereman. Pada umunya pad ini dibuat dari campuran metalic fiber ditambah sedikit serbuk besi, untuk pad jenis ini biasa disebut dengan "Semi Metallic Disc Pad".
Ada dua tipe pad, yaitu pad dengan celah dan pad tanpa celah. Celah pada bagian tengah pad ini berfungsi sebagai indikator ketebalan pad yang diijinkan, jadi ketika permukaan pada sudah rata atau tidak terdapat celah lagi maka pad perlu diganti karena sudah aus. Pada sebagian pad, terdapat komponen metaliic plate atau anti squal shim yang dipasang dengan tujuan untuk mencegah terjadinya bunyi saat berlangsungnya pengereman.

Pad Rem
Pad Rem
3. Caliper 
Caliper juga disebut dengan cylinder body, caliper ini merupakan komponen yang tidak bergerak dari rem cakram. Caliper ini memegang piston-piston dan dilengkapi dengan saluran dimana minyak rem disalurkan ke silinder. Ketika rem diinjak atau di operasikan maka minyak dari master silinder akan menekan piston pada caliper, dan piston tersebut akan terdorong dan menekan pad yang akhirnya akan bersentuhan dengan cakram (piringan), terjadilah pengereman. Caliper menurut jenis pemasangannya dapat dikelompokkan menjadi 2, yakni Tipe Fixed Caliper (Double Piston) dan Tipe Floating Caliper (Singgle Piston). Untuk lebih detailnya silahkan saja baca artikel yang pernah saya buat di : Tipe-tipe Caliper Rem Cakram
Load disqus comments

0 comments