Sifat Konstitusi

Sifat Konstitusi- Menurut paham konstitusionalisme, konstitusi adalah suatu "lembaga" yang mempunyai tugas khusus yaitu :
a. Menentukan dan membatasi kekuasaan pemerintah.
b. Menjamin hak-hak asasi warga negaranya.

Konstitusi dianggap sebgai perwujudan dari hukum tertinggi yang harus dipatuhi oleh warga negara dan pejabat-pejabat pemerintah. Sekalipun sesuai dengan dalil "Govermment by Laws, Not by Men" atau prinsip Rule of Law (penegakan hukum).

Peran penting konstitusi sebagai dasar bagi rule of law ini bisa kita pahami sebgai berikut. Dengan Rule of Law, penguasa dicegah dari kecenderungan manusiawi untuk menyalahgunakan kekuasaan dan bersifat otoriter yang merugikan masyarakat atau warga negara. Hukum dan penegak hukum amat penting juga bagi penguasa yang baik sekalipun. Sebab kekuatan moral penguasa itu akan diperkuat oleh kekuatan dari luar dalam wujud hukum, termasuk di dalamnya konstitusi yang bersifat objektif.

Di lain pihak, Rule Of Law juga dibutuhkan oleh masyarakat sebab rakyat juga mempunyai potensi untuk menyalahgunakan kekuatan. Kebebasan masyarakat memang sebuah kekuatan yang strategis dan vital dalam masyarakat yang demokratis. Namun, kekuatan itu sendiri harus fungsional dalam kerangka aturan main yang ada. Sebap kekuatan difungsikan di luar batas-batas aturan yang ada maka sebuah anarki sudah menanti di ujung kematian demokrasi. Kecenderungan anarki ini akan semakin besar jika par demagog (orang yang pandai berbicara memengaruhi massa) berhasil memanipulasi fakta dan kebenaran, sehingga emosi dan apriori lebih merasuki hati dan pikiran massa, ketimbang akal sehat dan kejujuran hati nurani mereka sendiri. Jadi  bagik penguasa maupun rakyat yang seharusnya berdaulat sangat memerlukkan konstitusi sebagai dasar pelaksanan prinsip Rule of Law.

Baca Juga : 
Load disqus comments

0 comments