Keuntungan Menggunakan Relay pada Rangkaian Kelistrikan

Relay merupakan komponen yang membuka dan menutup sirkuit kelistrikan berdasarkan signal tegangan. Pada saat ini relay sering digunakan pada rangkaian kelistrikan karena memiliki beberapa keuntungan. Ada 2 tipe relay yaitu relay elektromagnetic dan relay transistor, relay elektromagnetic merupakan relay yang saat ini paling banyak digunakan. 

Gambar Relay
Relay elektromagnetic ada beberapa tipe, seperti relay 3 kutub, relay 4 kutub normally open, relay 4 kutub normally closed, switch relay tipe engsel (mempunyai armature yang bergerak antara dua titik kontak oleh daya magnet dan pegas). Dibawah ini merupakan gambar daripada tipe relay elektromagnetic.


Tipe-tipe relay
Tipe-tipe relay
Pada relay biasanya terdapat beberapa terminal, termial 85, 86, 30 dan 87. Prinsip kerjanya, misal pada relay tipe normally open : apabila arus mengalir melali terminal 86 kemudian ke kumparan dan ke massa melalui terminal 85. Maka pada kumparan akan terjadi kemagnetan sehingga plunyer akan tertarik sehingga arus dari terminal 30 akan mengalir ke terminal 87,

Biasanya relay dipasang pada rangkaian kelistrikan mobil yang memerlukan arus yang besar seperti lampu kepala (head lamp), klakson (horn), Air Conditioner (AC), Kipas radiator dan lain sebagainya.

Gambar Rangkaian Lampu Kepala
Gambar Rangkaian Lampu Kepala

Gambar diatas merupakan gambar rangkaian lampu kepala menggunakan relay, dimana pada saat saklar lampu kepala dioperasikan maka arus akan mengalir dari saklar menuju relay (terminal 85 dan 86) dan mengaktifkan relay, sehingga arus langsung dari baterai dapat mengalir ke relay (terminal 30 dan 87) lampu kepala dan massa, sehingga lampu kepala menyala.

Dengan digunakan relai pada rangkaian, arus listrik yang besar yang menuju ke beban (lampu kepala, klakson dsb) tidak lagi mengalir melalui sakelar akan tetapi arus lengsung mengalir dari baterai menuju ke beban melalui relai. Arus mengalir pada sakelar hanya berfungsi sebagai pembangkit induksi elektromagnet pada relai (hanya mengaktifkan relay), dimana jumlahnya jauh lebih kecil dari pada arus yang masuk ke beban. Dengan demikian loncatan bunga api listrik yang mungkin terjadi pada sakelar pada saat pemutusan dan penghubungan arus listrik dapat dibuat sekecil mungkin sehingga umur pemakaian sakelar dapat lebih panjang (awet). Jadi keuntungan yang pertama adalah membuat saklar lebih awet.


Keuntungan menggunakan relay pada rangkaian yang selanjutnya adalah beban dapat berfungsi dengan maksimal dikarenakan voltage drop (penurunan tegangan) kecil. Jika tidak menggunakan relay maka arus yang akan ke beban harus melewati saklar, sehingga sirkuit akan lebih panjang yang menyebapkan voltage drop yang besar. Dan jika menggunakan relay arus yang menuju ke beban langsung diambilkan dari baterai tidak melewati saklar sehingga sirkuit akan lebih pendek, dan voltage drop lebih kecil. Ini akan membuat kerja beban lebih maximal, jika itu lampu maka lampu tersebut akan menyala lebih terang, jika itu klakson maka akan berbunyi lebih keras dan nyaring dsb.

Jika rangkaian kelistrikan seperti lampu kepala, klakson dll pada mobil anda belum menggunakan relay, silahkan dicoba memasangnya di bengkel-bengkel terdekat atau jika bisa maka pasang sendiri di rumah. Dan coba rasakan bedanya dan manfaatnya.

Load disqus comments

0 comments