Fungsi dan Kontruksi Brake Booster (Boster Rem)

Fungsi dan Kontruksi Boster Rem (Brake Booster)
Brake booster adalah alat yang memakai perbedaan antara engine vacuum dan tekanan atmosfer untuk menghasilkan tenaga yang kuat (pendorong daya) yang proporsional pada tenaga penekan pedal untuk mengoperasikan rem. Brake booster menggunakan vacuum yang dihasilkan pada beragam intake (pompa vacuum pada kasus mesin diesel).
brake boster
Brake Booster
Booster rem dapat dipasang menjadi satu dengan master silinder (tipe integral) atau dapat juga dipasangkan secara terpisah dari master silinder itu sendiri. Tipe integral ini banyak digunakan pada kendaraan penumpang dan truk kecil.

Booster rem mempunyai diaphram (membran) yang bekerja dengan adanya perbedaan tekanan antara tekanan atsmosfir dan kevakuman yang dihasilkan dalam intake manifold. Master silinder dihubungkan dengan pedal dan membran untuk memperoleh daya pengereman yang besar dari langkah pedal yang minimum.

Untuk kendaraan berjenis diesel, boster remnya diganti dengan pompa vakum karena kevakuman yang terjadi pada intake manifold pada mesin diesel tidak cukup kuat.

Booster body dibagi menjadi bagian depan (ruang tekanan tetap/constant pressure chamber) dan bagian belakang (rung tekanan variasi/variable pressure chamber), dan masing masing ruang dibatasi dengan membran dan piston boster.

Mekanisme katup pengontrol (Control valve mechanism) berfungsi untuk mengatur tekanan didalam ruang tekan variasi. Termasuk katup udara (air valve), katup vacum (vacuum valve). katup pengontrol dan sebagainya yang berhubungan dengan pedal rem melalui batang penggerak katup (valve operating rod).

Brake booster terdiri dari komponen komponen berikut ini.
(1) Batang pengoperasian katup 
(2) Batang pendorong (Push rod)
(3) Piston pendorong (Booster piston)
(4) Badan booster (Booster body)
(5) Diafragma
(6) Pegas Diafragma
(7) Badan katup (Valve body)
(8) Cakram reaksi (Reaction disc)
(9) Pembersih udara (Air cleaner) 
(10) Penutup badan (Body seal)
(11) Ruang tekanan variable (Variable Pressure Chamber)
(12) Ruang tekanan konstan (Constant Pressure Chamber)
(13) Katup cek (Check valve)
Load disqus comments

0 comments