Pengertian Iman Kepada Hari Akhir dan Nama-namanya

pengertia iman kepada hari akhir
Hari Akhir

Pengertian Iman kepada Hari Akhir

Beriman kepada hari akhir (seringkali disebut sebagai hari kiamat) bagi seorang muslim adalah wajib hukumnya. Apabila kita mengaku beriman kepada Allah, kita juga wajib beriman kepada hari akhir. Hari akhirat merupakan waktu yang dinantikan oleh orang mukmin di mana Allah swt akan memberikan pembalasan dengan seadil-adilnya atas perbuatan manusia selama di dunia.

Hari akhir adalah suatu masa atau kehidupan yang kekal sesudah kehidupan dunia yang fana (sementara) ini, termasuk semua proses dan peristiwa yang terjadi pada hari itu, mulai dari kehancuran alam semesta dan seluruh isinya serta berakhirnya seluruh kehidupan (Qiyamah), kebangkitan seluruh umat manusia dari alam kubur (Ba'ats), dikumpulkannya seluruh umat manusia di pada Mahsyar (Hasyr), perhitungan seluruh amal perbuatan manusia di dunia (Hisab), penimbangan amal perbuatan tersebut untuk mengetahui perbandingan amal baik dan amal buruk (Wazn), sampai kepada pembalasan dengan surga dan neraka (Jaza).

Jadi beriman kepada Hari Akhir adalah meyakini dengan sungguh-sungguh tanpa ragu ragu sedikitpun bahwa sesudah kehidupan dunia ini ada kehidupan yang kekal dimana manusia akan mendapatkan balasan yang sempurna dan keadilan yang seadil-adilnya dari Allah SWT sesuai dengan amal perbuatan manusia selama hidup di dunia.
Allah SWT berfirman :
"Dan Kami pada hari kiamat akan mengadakan timbangan yang adil, sehingga seseorang tidak akan dirugikan barang sedikitpun, dan kalau ada perbuatan sebesar biji sawi pun, niscaya akan Kami kemukakan kepadanya dan cukuplah Kami sebagai Penimbang". (Q.S. Al-Anbiyaa' (21) ayat 47).

Hari Kiamat dari segi bahasa bermaksud "Hari Kebangkitan Manusia", terdiri daripada 3 suku kata, iaitu:
  1. Yaum (يوم‎) = Hari, masa atau tempoh
  2. Qiyam (قيام‎) = Tegak, bangkit, berdiri
  3. `Ummah (أمة‎) = Umat, bangsa
Dari segi istilah Yaumul Qiyamah sering dimaksudkan dengan hari kiamat (kehancuran alam semesta berserta dengan isinya). Yaumul Qiyamah sama halnya dengan Yawm ad-Din yang bermaksud suatu tempoh (masa) dimana ianya akan terjadi kebangkitan sebuah komuniti umat manusia yang hidup berlandaskan agama Allah (dinullah). Umat ini bangkit 700 tahun sekali dengan diutusnya seorang rasul daripada umat tersebut.

Nama-nama hari kiamat dalam Islam

Nama-nama tersebut disebut dalam al-Quran:
Rumi (transliterasi) Arab Terjemahan
Yawm al-Qiyāmaṯ يوم القيامة Hari kebangkitan
al-Sā'aṯ الساعة Waktu
Yawm al-Akhīr يوم الآخر Hari Akhir
Yawm al-Dīn يوم الدين Hari akhir (agama)
Yawm al-Faṣl يوم الفصل Hari keputusan
Yawm al-Ḥisāb يوم الحساب Hari perhitungan
Yawm al-Fatḥ يوم الفتح Hari pengadilan
Yawm al-Talāq يوم التلاق Hari perpisahan
Yawm al-Jam'(i) يوم الجمع Hari pengumpulan
Yawm al-Khulūd يوم الخلود Hari kekekalan
Yawm al-Khurūj يوم الخروج Hari Keluar
Yawm al-Ba'th يوم البعث Hari Kebangkitan
Yawm al-Ḥasraṯ يوم الحسرة Hari penyesalan
Yawm al-Tanād يوم التناد Hari pemanggilan
Yawm al-Āzifaṯ يوم الآزفة Hari mendekat
Yawm al-Taghābun يوم التغابن Hari terbukanya aib
Yawm al-Wa'īd يوم الوعيد
Yawm al-Aẕīm اليوم العظيم Hari agung
al-Yawm al-Masyhūd اليوم المشهود Hari penyaksian
al-Qāri’aṯ القارعة Bencana yang menggetarkan
al-Ghāsyiaṯ الغاشية Bencana yang tak tertahankan
al-Ṣākhkhaṯ الصاخة Bencana yang memilukan
al-Tāmmaṯ al-Kubrā الطامة الكبرى Bencana yang melanda
al-Ḥāqqaṯ الحاقة Kebenaran besar
al-Wāqi'aṯ الواقعة Peristiwa besar

Load disqus comments

0 comments